Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, sebaik-baik keadaan umat islam adalah pada masaku, kemudian masa setelah aku dan seterusnya, masa yang dimaksud disini masa seabad atau seqorn setara 100 tahun. Nabi Muhammad telah mewariskan nubuwahnya kepada para ulama berupa rohnubuah. Agama sebagai kenyataan lembaga, mempunyai wilayah rohani tersendiri, islam, demikia juga agama yang lain, agama tidak memiliki wilayah teritorial, tetapi dapat mewilayahi teritoriale tertentu dan dapat berpindah dari wilayah yang satu kewilayah yang lain.
Ibadah haji merupakan kewajiban ke lima dari rukun islam sebagai yang telah disampaikan Muhammad kepad Malaikat jibril dengan disaksikan para sahabatnya. dalam dialoge tersebut disebut kerangka dasar agama islam; Iman Islam dan Ikhsan. Masing masing kerangka dasar tersebut memiliki pilar-pilar.
Ibadah haji sebagai ibadah napak tilas, utamanya napak tilas perjalan Adam dan Hawa setelah exile dari surga, satu dengan lainnya turun di tempat yang berbeda, akhirnya mereka bertemu di padang arofah hingga akhir hayat di dunia, meninggalkan anak cucu bani Adam beserta warisan semua yang ada dibumi, apa yang ada di darat maupun dalam perut bumi dan laut, luar angkasapun boleh dimiliki, semuanya telah diserahkan Alloh kepada Adam untukdimiliki dan dibudidayakan. Oleh Adam semuanya diserahkan kepada Hawa sebagai ,Mahar, maskawin pernikahan mereka berdua, oleh Hawa semuanya diwariskan kepada anak cucu mereka.
Ibadah haji juga dapat dijadikan sebagai perlambang proses kekhalifahan Adam dimuka bumi, awal langkah towaf yang dimulai dari sudut Hajar Aswad, dengan mengangkat tangan pada hajar aswad, disini orang yang sedang tawaf mengingatkan akan Nabi Adam ketika menerima amanah serta kesediaanya serta izin kepada Alloh untuk menjalankan amanah tersebut. Tawaf dan sa'i dijadikan awal pertama proses perjalanan dari alam surgawi, alam metafisik, kealam duniawi, alam fisik. Makanya banyak kaum muslimin yang sedang berada di Masjid Haram berebut mencium hajar asad, sebagai perlambangan kesediaan mereka untuk mengemban amanah yang dibebankan Adam.
Telah puluhan ribu tahun Bani Adam mendiami bumi, telah ribuan macam hiasan dan bangunan ditegakkan, ribuan macam bangunan telah hancur rusak punah dan ada yang sudah hilang, baik rusak oleh tangan mereka sendiri ataupun oleh alam yang tidak bersahabat. Perkembangan pemikiran maupun estetika dan kenyamanan, membuat kreatifitas manusia memake up bumi juga merecovery akibat luka bencana alam. Bumi tidak akan dapat dibentuk kubus amupun trapisium, ia hanya dapat direkonstruksi sejalan dengan blueprintnya, komposisi ukurannya tak dapat melenceng dari blueprint dasar. Menyimpang dari blueprint dasar akan terjadi gejolak, gejolak yang ditimbulkan adanya perpindahan komposisi bumi akan membawa gejolak pada kehidupan diatas bumi termasuk manusia.
Agama memiliki kerangka ajaran dasar, juga islam, sebagai ajaran dan diamalkan oleh pemeluknya, dimana kapan bagaimana siapa saja, ini semua telah ditafsirkan dan dicontohkan oleh Nabi Muhammad adn telah disaksikan oleh para sahabat penganutnya.
Agama islam yang universal telah membumi mengabad menjadikan pengamalan agama menjadi agama yang terbatas dan dibatasi oleh kondisi yang ada, pada kondisi yang satu dengan yang lain nampak dipermukaan terdapat adanya perbedaan. Namun tutup permukaan yang berlapis lapis dapat dikelotok satu persatu hingga nampak blueprint ajaran dasar, bila blueprint ajaran dasar tidak nampak berarti telah pindah kewilayah lain, atau hilang sebagian pilarnya.
Ibadah qurban, dalam rangkaian pilar kelima keislaman, umumnya merupakan persembahan bertujuan merevivalisasi komponen jasadi yang rusak hilang punah dari komposisi kebutuhan dasar. Komposisi pilar agama komponennya ada yang rusak hilang atau mungkin punah oleh kondisi yang menarik dan mempengarui.
Makanya tiap abad, sebagaimana prediksi Nabi Muhammad akan terjadi rekonstruksi agama, yang diserahkan kepada para ulama yang peduli dan yang telah menerima rohnubuah, sebagaimana yang telah disampaikan Nabi dalam khutbah selamat jalan agamaku pada waktu pelaksanaan haji wada.
Mudah-mudahan daging korban yang kita konsumsi dapat mengantikan protein dan gizi yang yang telah hilang, semangat baru menuju satu titik w,u,k,u,f, tidak keluar dari batas wilayah tanah wukuf, haji mabrur baginya hanyalah surga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar