Rabu, 07 Januari 2009

Antara Isroil dan Palestina

Terdengarlah suara azan maghrib akhir Rabu 10 Muharam 1430 H, aku dan keluarga medo’a “allohumma laka shumna wa bika amanna wa ‘ala rizkika fatharna” seteguk air manis pembasah tenggorokan, memang hari ini tidak tersa panas, bahkan sejak pagi hingga sore langit tak henti-henti menangis, tiga dua jam menangis dua tiga jam berhenti, laparpun tak terasa lapar seperti hari sebelumnya. Duka nestapa langit melihat Irian yang digonjang gempa bumi bersusulan, harta benda nyawa melayang menjadi korban gerakan bumi. Semetara dibelahan barat Timur Tengah tentara Isroil memuntahkan ribuan peluru berton-ton misiu meledak menghancur luluhkan bangunan serta apa yang terkena, korban berjatuhan terkena peluru pecahan roket bomb maupun tertimpa reruntuhan bangunan, anak-anak remaja pemuda dan orang tua warga sipil kena sasaran.

Aku Korokandas, stress rasa jiwa-ragaku, seperti lakon manusia 6 ribu dolar, Fire Stress, Djinggo, Robinhoot atau Arjuna ingin langsung berangkat ke medan juang menolong manusia yang kena musibah akan tetapi tidak berdaya, hanya do’a yang ada.

Assyuro, sebgai hari ke 10 dalam Muharam dikabarkan sebagai hari penuh ampunan, keselamatan; Adan anjlok dari Syurga di Teluk Eden dan Hawa di Jidah, Nabi Nuh selamat dari malapetaka musibah banjir air bah, Nabi Ibrahim selamat dari kobaran api sebagai hukuman dari Raja Namrut atas dirinya, Nabi Musa beserta bani Isroil dan suku Hexos selamat dapat menyeberang laut Merah dari kejaran suku Kypt dipimpin Raja Ramses II.

Dunia Islam sebagian pemeluknya merayakan sebgai Hari Raya Fatimah atau Hari Raya Anak-Yatim, sedekah, infaq aneka santunan diberikan kepada yatim-piatu, sambil mengusap rambut mereka, yang tidak berinfak-sedekahpun ikut mengusap-usap sebagai tanda kasih-sayang dan mengharap pahala sebanyak rambut yang diusap, rambut mereka sampai kusut, tidak marah malahan berbahagia.

Sementara dibelahan barat Sumatra khususnya di kota Bengkulu -Propinsi Bengkulu, tempat Ir.Sukarno diasingkan oleh Pemerintah Hindia Nederland di era pra Kemerdekaan RI, dimana Sentot Ali Basya Prawiradirjo pun juga diasingkan disana dan wafat dkebumikan di Bengkulu- Pariaman Sumatra Barat dan beberapa daerah di Aceh Nangro Darussalam juga merayakan 10 Muharom di kenal dengan perayaan Tabot dinisbahkan dengan wafatnya Imam Hasan putra Sayidina ‘Ali Karomahullohu wajhah, dimulai dari tanggal 1 Muharam berakhir pada tanggal 10, akhirnya BonekaTabot dibuang kedalam tebing sebagai sampah biasa, yang sebelumnya disakralkan, yang sebelumnya didorong ditarik kesana-sini.

Arak-arakan Tabot, mengingatkan daku akan hikayat Nabi Musa, saat itu Nabi Musa sedang memenuhi panggilan Tuhan untuk berhalwat selama 40 hari, kerasulan dan kenabian dijalankan oleh Nabi Harun saudara sepupunya yang memiliki suara indah bernafaskan panjang -seperti qori H.Muammar MZ ataupun H.Nasrulloh Djamaludin qori terkenal diera Jhon Travolta maupun The Queen- lidahnya bagus tak sejelek lidah Nabi Musa yang jadel akibat luka bakar waktu kecil, ketika diuji Firaun tentang kenalaran keselamatan dan bahaya, rupanya Nabi Musa memilih bahaya demi keselamatannya.

Keselamatan Nabi Musa dari negeri Mesir menuju negeri Madyan tempat kedua isterinya putrid-putri Nabi Syuaib.

Peristiwa keselamatan Nabi Musa, dengan mukjizatnya dapat membelah Laut Merah dan menyeberang ke daratan Madyan dijadikan awal calendar penanggalan Yahudi , Hari Keselamatan tersebut dirayakan sebagai Hari Kipor, Erev Yom Kippur tanggal 10, tanggal 11 disebut Yom Kippur Yiskor, persamaan Muharom disebut bulan Tishrei, tanggal 1 Tishrei sebagai lebaran Erev Rosh Hashana, tahun 2009 yang baru saja datang bertepatan dengan tahun 5769 bagi agama Yahudi, ada koreksi 3 tahun kalau menggunakan lunar calendar system secara murni. Ini dinisbahkan dengan hari kemerdekaan Negara Isroil tahun 1948 yang bertepatan dengan tahun 5708 dibulan Iyar tanggal 5.

Perayaan Assyuro juga dirayakan dilingkungan keratin digeri nusantara ini berbagai upacara dan ritual, baik bersifat spiritual maupun supernatural diselenggaran oleh paguyuban-paguyuban yang memiliki kesamaan sebagai tahun baru, perpindahan dari waktu yang sudah menuju ke-waktu yang akan dijalani.

Awal Muharrom 1430 H, awal kerusuhan dan musibah di Gaza Palestina, Negara yang hampir 100% merdeka, diawali dengan merucutnya roket tua, layaknya cuci godang sebuah perusahaan garmen, meledak dipemukiman Isroil penduduk luar zona perang. Isroil yang kebetulan kelebihan senjata, sampai-sampai gudang penyimpanan tidak mampu menampung, berserakan dilapangan tanah terbuka dibawah pepohonan timbunan daun-tanah semak belukar saking banyaknya.

Seorang yang mempunyai hobby nonton ketoprak, wayang, maupun nonton film perang, silat maupun cow-boy terbayang ketika sedang nontong wayang dalangnya kena diare, lama kebelakang gak datang-datang, para sinden telah menembangkan beberapa sekar gending, tiba-tiba ada seseorang yang kebetulan dapat memainkan wayang langsung duduk dipedalangan dan suluk, diambilnya tiga tokoh wayang, dua ditangan satu melayang bagai loncat atau terbang, silih berganti seperti acrobat memainkan tiga bola atau lebih, wayang yang dimainkan tidak nyambung dengan lakon yang dimainkan ki dalang, bukan protes yang datang dari penonton malah sebaliknya sorak sore, kegembiraan tanpa kendali, datang seorang lagi ikut memainkan wayang, terjadilah dua dalang dalam satu panggung, tak lama datang lagi dua tiga orang ikut berkolaborasi, apa yang terjadi gak ada kesimpulan siapa menang siapa kalah siapa Pandito-siapa Rahwono siapa Betoro siapa Durno, yang jelas wayangnya banyak yang mreteli, gemblak bonangan gak bias berhenti, ada “asholatu khoirum minan naum baru bubar”

Kira-kira itulah yang akan terjadi, kalau aku nekat berangkat cancut taliwondo ke Palestina, ikut orang perang yang tak pernah memegang bedil, bagaimana mengisi mimisnyapun tak tahu, apalagi aku gak bisa membedakan antara orang Yahudi dan Palestina, kedua-duanya sama mancung, berjambang berkumis, bahasa Arab aku tak paham apalagi Hebreuw, biar tidak mendapatkan US $ 6.000,00 mendingan ke Irian sebagai sukarelawan, kalau ada yang mengajak, walaupun sedikit reumatik dan asem urat.

Ya Alloh, aku ini orang penakut kecil serta kerdil, Engkau maha melihat, nama-Mu Bashor dan Bashir, sebagai imanku akan sifat-Mu yang 13 dan 20 serta 99 asma’ul husna-Mu, Engaku dapat mendengar suara jari-jeruji kedua tanganku yang tiada bunyi.

Ya Alloh, ada tiga orang dalang yang bagus didunia ini, menurut penilaianku, ya Alloh.

1. Mr Nicolas Zarkozi, Presiden Prancis

2. Mr Gordon Brown PM Inggris Raya dan juga Mr. Bush

3. Mr. Barrack Obama Presiden US terpilih.

Ya Alloh, aku optimis, baik-buruknya Isroil dan Palestina tergantung tiga dalang diatas, dalam memainkan wayang Isroil dan Palestina serta figurannya.

Ya Alloh, aku beriman dan percaya kepada-Mu, bahwa dunia ini kecil dihadapan-Mu, apalagi para manusianya, Engaku telah memberikan hukum alam atas bumi, Engkau berikan akal untuk kami manusia juga nafsu.

Ya Alloh, aku tahu Engkau sedang sibuk menciptakan galaxy baru diluar galaxy ini, Enkau telah memerintahkan aku untuk mewaspadai Yahudi dan Nasroni, juga menyuruh perang suci untuk bunuh membunuh, aku memahami orang Yahudi dan Nasroni pasti gak mau dibunuh, wajar juga bila Yahudi dan Nasroni membunuh aku, darti pada dibunuh Yahudi dan Nasroni lebih baik Malaikat Isroil saja yang membunuhku.

Tapi, ya Alloh, di Negara Isroil banyak orang Arab juga, di Palestina ada juga orang Yahudi, Nasroni dan Islam, jadi bagaimana ya Alloh.

Ya Alloh bimbinglah dengan hidayah-Mu pada Dalang-Dalang yang akan memainkan wayang Palestin dan Isroil. Amin ya rabbal alamin

(mic)

Senin, 05 Januari 2009

Yahudi Berbeda Dengan Isroil

Yahudi Berbeda Dengan Isroil

Biasa, pamgkalan Ojek tepian gerbang tol tempat mangkalnya tukang ojek menunggu penumpang berderet antrian motor menunggu giliran untuk mebawa penumpang, juga datang beberapa ojek membawa penumpang dari berbagai arah. Memang simpang tol tersebut merupakan terminal bayangan bagi Bus atau angutan tak resmi menacari penumpang, atau sengaja berhenti disitu untuk menunggu penumpang.

Aku waktu itu sedang menunggu penumpang, khususnya menanti dan pelanggan istimewaku, Tuti istri tercinta khususnya, lagi pula antrian sore itu cukup panjang sekitar 20 sampai denga 30 motor siap ngantri. Bahrunpun demikian, mereka dan kawan-konconya yang lain dua-tiga-empat orang duduk di pagar pembatas jalan, ada juga yang ngobrol sambil ngopi di-amben warung minuman ringan milik pengecer koran. Aku dan Bahrun sedang asyik minum kopi sambil menikamati gambar, judul koran, sampul majalah.

Aneka koran dan majalah dijajakan, Fahrurozi, -pemilik petak warung 2 kali 4 meter yang bediri dibelakang pembatas jalan- baik terbitan Jakarta maupun terbitan local bahkan ada juga Koran Singapura, Hongkong maupun majalah Amerika, yang terbitan luar negeri khusunya berbahasa Inggris dan Mandarin itupun tidak banyak, masing-masing terbitan hanya 5 expl.

Berita khusus politik, hiburan, agama, film-musik, olah raga otomotif, wanita-remaja, anak-anak, juga ada yang semi porno, TTS semua dijajakan diatas lapak milik Oji, juga ada yang digantung dijepit kanan kiri depan warungnya, penarik perhatian pengguna jalan dan pejalan kaki. Selain jualan makanan minuman ringan, majalah koran juga mrngecer bensin, ada 5 jerigen isi 20 liter, tong bekas tempat carbide serta takaran 1 dan 0.5 liter.

Mata bahrun melotot, melihat wajah Ayu Azhari atau mungkin Sarah, yang sengaja dibungkus plastic dan dipaku payung didinding jendela, rupanya cover Koran Playboy berbahasa Indonesia terbitan perdana sebelum disahkannya UU anti pornografi, sementara Oji pemilik warung sedang asyik memperhati foto anak-anak Palestina yang sedang digendong sambil lari menuju Ambulance, sementara pada koran lain menampakkan foto kepulan asap menghitam dan reruntuhan bangunan akibat ledakan roket Isroil di pemukiman daerah Gaza.

Kamu tertarik pada teroris atau jihad ya Run, kata-ku, sedikit menggoda Bahrun yang matanya gak kedip-kedip melihat bibir kehausan warna merah jambu, mata sedikit agak ngantuk bergelantungan dua bomb-waktu hampir mbrosot dari kutangnya, milik bukan Azhari Nurdin Top

Eh, kamu Ro, begini-gini kalau membawa senapan otomatis berlilitan sabuk peluru, bergelantungan granat, gak ada bedanya dengan Rambo, Robinhootnya Amerika, pembela kaum tertindas dengan jalanya sendiri, pantas dikirim ke Palestina.

Heeleh, badan krempeng mata ceking, sampai dibukit Sinai kamu berdiri bertopikan telapak tangan menerawang kedepan, datang angin debu padang pasir kamu mabur jatuh kesungai disambut kuda niil.heh heh heh.

Dari pada kamu Ro, tidak solider sama bangsa Palestina.

Siapa bilang, tadi aku ngisi kerdus lima ribuan, yang disodorkan oleh orpol salah satu peserta pemilu, demi solidaritas bangsa palestina.

Kalau kamu ditawari jadi relawan mau pilih apa ?

Aku kan masih bulan madu, kalau rame-rame aku suka membawa pelontar granat, asal diajari gimana cara menggunakan.

Heeleh, cocoknya kamu itu bawa water-canon, gak usah jauh-jauh pergi ke Isroil, semprot itu Tuti sampai kembung.

Apa-apaan kalian, ngomong gak ada awalnya kok sampai sampai ke Palestina segala, kata Oji Fahruroji, sambil membalik balik koran yang dibaca.

Ini Ji, kataku, gara gara gambar teroris yang kamu tempel dijendela warungmu itu, kami berdua jadi teler alias teleris, untung aja kopi ini masih hangat jadi gak jadi teler.

Kok sampai ke Isroil segala, kata Oji.

Habis Kurokandas ngeledek, masak, orang dikatakan Rambo Krempeng, gini-gini veteran pasukan mujahadin, lhoo.

Siapa yang mengangkat kamu jadi pasukan Mujahadin, lari ngejar mobil aja kolor kamu kedodoran.

Laan !, Ulfah laan !, ada suara dari sebelah kami, rupanya memberi aba-aba pada Suparlan, seorang calo angkutan yang sedang menunggu bus atau angkutan yang belum kunjung datang, sebagai tanda datangnya cewek bahenol.

Memang benar, entah seorang karyawati atau mahasiswi, tinggi sekitar semester setengah badan lumayan bahenol, berjelanakan katun warna putih abu rokok sebatas dengkul, mblorot sedikit dibawah pinggang, kolor celana dalamnyapun nampak sedikit dari belakang . Sesekali menarik baju kaosnya yang semi youkenshi, menutup pusernya yang sedikit agak bodong seperti orang hamil, sedikit malu tapi berkehendak untuk dilihat, -seperti kucing atau anjing yang mengeluarkan cairan birahi yang mengundang kucing maupun anjing jantan bangkit nafsu birahinya untuk membuahi- mereka berdua dengan berjalan dengan seorang teman berjelana Lea berkaoskan agak panjang menutup kedua kantong samping celananya.

Gimana Lan ! kata Hamid dari sebelah.

Merah Jambu !, kata Suparlan sambil melotot melihat sedikit punggung, sampai kelihatan ujung ekornya diantara belahan bokongnya.

Secara spontan tangan kiri gadis itu menutup belakang ujung jelananya, tangan kanannya sambil membalik balik majalah dan korang seakan tak mendengar apa-apa, hanya saja temannya berdiri melihat wajah Parlan dan bokong temanya.

Dasar kadal padang pasir, kata Bahrun sedikit berbisik yang terdengar kedua gadis itu dan Parlan, tiba-tiba suara klakson bus terdengar, lari ngipritlah Parlan menuju bus yang datang membawa rejeki, seribu seorang dari kondektur.

Kuarang ajar, kata salah seorang perempuan yang kemudian membeli Koran mingguan khusus wanita, terbitan Jakarta.

Gimana menurut kamu Ji, tentang Isroil dan Palestina, kamu kan pernah di Pesantren setamat SMU kemarin dulu, sebelum buka warung ini.

Mana aku tahu, kata Oji, guru ngajiku selain sekolah dan pesantren yang paling banyak koran dan majalah.

Menurutku, jelas Oji, Yahudi itu agama, pemeluknya menyebar sekitar Timur Tengah Afrika Barat Eropa sampai Amerika Serikat dan Brasil, ke timur dari Iran India Singapur Cina Indonesia sampai Australia

Ada sekolah Yahudi yang mengajarkan agama Yahudi dari tingkat Dasar sampai Perguruan Tinggi dan Program Doktor, yang mengajarkan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, system perdagangan keuangan, serta hubungan dengan non Yahudi.

Juga orang Yahudi beribadah setiap hari, ibadah berjamaah dipimpin oleh Imam dari keturun Levi, selain keturunan Levi tidak berhak menjadi Imam.

Juga dalam agama Yahudi ada ajaran agar berpuasa, hampir disetiap bulam ada hari hari untuk berpuasa, puasanya sehari semalam, puasa wajib pada hari Yom Kipor, sepuluh hari setelah Hari raya Ros shasanah, ketika puasa, badan jasmani dalam keadaan bersih dan memakai wewangian, membaca scroltauroh kitab suci Nabi daud.

Kurban juga diajarkan, memotong binatang yang sehat gemuk tidak muda tidak tua, juga tidak memakan Babi maupun Jabrik atau Celeng, juga binatang laut yang tidak bersisik.

Sesembelihan orang Yahudi halal bagi Muslim, kalau ada produk makan atau daging dalam kaleng atau di Toserba maupun Rumah Makan, ada gambar kepala babi di kros menandakan bahwa itu halal., bukan daging babi, begitu pula kawin dan mengawininya Muslim-Yahudi atau sebaliknya sah hukumnya serta halal hubungan suami isteri.

Sedangkan Negara Isroil, tanah dari pembelian dan pemberian Pemerintah Inggris dari sebagian tanah Palestina, yang dimerdekakan Kerajaan Inggris sebagai Negara berdaulah berdampingan dengan Negara Mesir Libanon Syiria Alawiyah dan Yordan Hasyimiyah, beberapa bulan kemudian Malaysiapun mendapatkan kemerdekaanya.

Negara Isroil dipimpin oleh Perdana Mentri, ada dua Partai Politik, kini ada tida; Partai Buruh, Lekut dan Kudama, yang kuasa sekarang dari partai Kudama yang berakar dari Partai Licut.

Warga Negara Isroil, ada Yahudi Palestina dan Oversea, Azkanezim dan Separadin, ada Yahudi Afrik dari Eutiopia, juga di Isroil ada komunitas Arab, juga keturunan Eropa.

Itu yang Oji ketahui dari dari koran dan majalah, kalau pendapatku-sih, lebih baik Indonesia membuka hubungan diplomatic dengan Isroil, kelebihan kita dapat menjadi media diantara kedua Negara tersebut, toh kita jauh dari Timteng, lagi pula mayoritas kita muslim, kan kelihatan kebaikan kita, itu kata Ustaz Oji Fahruroji lho, penjaja koran makan-minuman ringan, kemudia sambil mengangguk anggukan kepalanya dan mengajungkan telunjuk seperti orator politik.

Water canoooon, siaaap ! kata Bahrun sambil menusukkan telunjuk ke pinggang Kuro, ketika melihat salah seorang yang turun dari Bus Arimbi sewaan pabrik pengantar jemput karyawan tempat Tuti bekerja berhenti diseberang jalan…………

(mic)