Surat : Ath Thaariq ( Yang Datang Di Malam Hari )
Surat : Ke 86 ; 17 Ayat
Dengan memnyebut nama Allah Yang Pemurah lagi Maha Penyayang
TIAP TIAP MANUSIA ITU ADA YANG MENJAGANYA
01. Demi langit dan yang datAng pada malam hari.
02. Dan tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu,
03. (yaitu) bintang yang besinar tajam,
04. setiap jiwa (manusia) pasti ada penjaganya.
ALLAH YANG KUASA MENCIPTAKAN MANUSIA, KUASA PULA MEMBANGKITKANNYA
05. Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apa dia diciptakan.
06. Dia diciptakan dari air (mani) yang terpancar,
07. yang keluar dari antara tulang punggung (sulbi) dan tulang dada.
08. sungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup setelah mati).
09. Pada hari ditampakkan segala rahasia,
10. maka manusia tidak lagi mempunyai suatu kekuatan dan tidak (pula) ada penolong.
AL QUR’AN PEMISAH ANTARA YANG HAK DAN YANG BATHIL
11. Demi langit yang mengandung hujan,
12. dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan,
13. sesungguhnya (Al Qur’an) itu benar-benar firman pemisah (antara yang hak dan yang batil),
14. dan (Al Qur’an) itu bukanlah sendaugurauan.
15. Sesungguhnya mereka (orang kafir) itu merencakan tipu daya yang jahat,
16. dan Aku pun membuat rencana (tipu daya) dengan rencana (yang jitu).
17. Karena itu berilah penangguhan kepada orang-orang kafir. Berilah mereka kesempatan untuk semenatara waktu.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Senin, 05 April 2010
SURAT KE : 80 'ABASA ( IA BERWAJAH ASAM )
Surat : ‘Abasa ( Ia Berwajah Asam )
Surat : Ke 80 ; 42 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
TEGURAN KEPADA RASULULLAH S.A.W.
01. Dia (Muhammad) berwajah masam dan berpaling,
02. karena sorang buta telah datang kepadanya (Abdullah bin Ummi Maktum).
03. Dan tahukah kamu (Muhammad) barangkali ia akan menyucikan dirinya (dari dosa),
04. atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, yang memberi manfaat kepadanya ?
05. Adapun orang-orang yang merasa dirinya serba cukup (pembesar-pembesar Quraisy),
06. maka kamu (Muhammad) memberi perhatian kepadanya,
07. padahal tidak ada (cela) atas kamu kalau dia tidak menyucikan diri (beriman).
08. Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),
09. sedang dia takut (kepada Allah),
10. kamu (Muhammad) malah mengabaikannya.
11. Sekali-kali jangan (begitu) ! Sesungguhnya, (ajaran-ajaran Allah) itu suatu peringatan,
12. maka barangsiapa menghendaki, tentulah dia akan memperhatikannya,
13. di dalam kitab-kitab yang muliakan ( di sisi Allah),
14. yang ditinggikan (dan) disucikan,
15. di tangan para utusan (malaikat),
16. yang mulia lagi berbakti.
PERINGATAN TUHAN KEPADA MANUSIA YANG TIDAK TAHU HAKIKAT DIRINYA
17. Celakalah manusia ! Alangkah kufurnya dia !
18. Dari apakah Dia (Allah) menciptakannya ?
19. Dari setetes mani, Dia menciptakannya lalu menentukannya.
20. Kemudian jalannya Dia mudahkan,
21. kemudian Dia mematikannya lalu menguburkannya
22. kemudian jika Dia menghendaki, Dia membangkitknnya kembali.
23. Sekali-kali jangan (begitu) ! Dia (manusia) itu belum melaksanakan apa yang Dia (Allah) perintahkan kepadanya.
24. Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makannannya,
25. Kamilah yang telah mencurahkan air melimpah (dari langit),
26. kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,
27. lalu di sana Kami tumbuhkan biji-bijian,
28. dan anggur dan sayur-sayuran,
29. dan zaitun dan pohon kurma,
30. dan kebun-kebn (yang) rindang,
31. dan buah-buahan serta rerumputan.
32. (Semua itu) untuk kesenangan kamu sekalian dan untuk hewan ternak kamu sekalian.
33. Maka apabila datang suara yang memekakan (tiupan sangkakala yang ke dua),
34. pada hari itu manusia lari dari saudaranya,
35. dan dari ibu dan bapaknya,
36. dan dari isteri dan anak-anaknya.
37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya.
38. Pada hari itu ada wajah-wajah yang berseri-seri,
39. tertawa dan gembira ria,
40. dan pada hari itu ada (pula) wajah-wajah yang tertutup debu (suram),
41. tertutup oleh kegelapan (ditimpa kehinaan dan kesusahan).
42. Mereka itulah orang-orang kafir yang durhaka.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Surat : Ke 80 ; 42 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
TEGURAN KEPADA RASULULLAH S.A.W.
01. Dia (Muhammad) berwajah masam dan berpaling,
02. karena sorang buta telah datang kepadanya (Abdullah bin Ummi Maktum).
03. Dan tahukah kamu (Muhammad) barangkali ia akan menyucikan dirinya (dari dosa),
04. atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, yang memberi manfaat kepadanya ?
05. Adapun orang-orang yang merasa dirinya serba cukup (pembesar-pembesar Quraisy),
06. maka kamu (Muhammad) memberi perhatian kepadanya,
07. padahal tidak ada (cela) atas kamu kalau dia tidak menyucikan diri (beriman).
08. Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),
09. sedang dia takut (kepada Allah),
10. kamu (Muhammad) malah mengabaikannya.
11. Sekali-kali jangan (begitu) ! Sesungguhnya, (ajaran-ajaran Allah) itu suatu peringatan,
12. maka barangsiapa menghendaki, tentulah dia akan memperhatikannya,
13. di dalam kitab-kitab yang muliakan ( di sisi Allah),
14. yang ditinggikan (dan) disucikan,
15. di tangan para utusan (malaikat),
16. yang mulia lagi berbakti.
PERINGATAN TUHAN KEPADA MANUSIA YANG TIDAK TAHU HAKIKAT DIRINYA
17. Celakalah manusia ! Alangkah kufurnya dia !
18. Dari apakah Dia (Allah) menciptakannya ?
19. Dari setetes mani, Dia menciptakannya lalu menentukannya.
20. Kemudian jalannya Dia mudahkan,
21. kemudian Dia mematikannya lalu menguburkannya
22. kemudian jika Dia menghendaki, Dia membangkitknnya kembali.
23. Sekali-kali jangan (begitu) ! Dia (manusia) itu belum melaksanakan apa yang Dia (Allah) perintahkan kepadanya.
24. Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makannannya,
25. Kamilah yang telah mencurahkan air melimpah (dari langit),
26. kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,
27. lalu di sana Kami tumbuhkan biji-bijian,
28. dan anggur dan sayur-sayuran,
29. dan zaitun dan pohon kurma,
30. dan kebun-kebn (yang) rindang,
31. dan buah-buahan serta rerumputan.
32. (Semua itu) untuk kesenangan kamu sekalian dan untuk hewan ternak kamu sekalian.
33. Maka apabila datang suara yang memekakan (tiupan sangkakala yang ke dua),
34. pada hari itu manusia lari dari saudaranya,
35. dan dari ibu dan bapaknya,
36. dan dari isteri dan anak-anaknya.
37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya.
38. Pada hari itu ada wajah-wajah yang berseri-seri,
39. tertawa dan gembira ria,
40. dan pada hari itu ada (pula) wajah-wajah yang tertutup debu (suram),
41. tertutup oleh kegelapan (ditimpa kehinaan dan kesusahan).
42. Mereka itulah orang-orang kafir yang durhaka.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Kamis, 01 April 2010
SURAT KE : 76 AL INSAN ( MANUSIA )
Surat : Al Insan ( Manusia )
Surat : Ke 76 ; 31 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
KEHIDUPAN MANUSIA MENUJU KESEMPURNAAN
Proses Kejadian Manusia
01. Bukankah telah datang kepada manusia waktu dari masa, yang ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut ?
02. Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.
03. Sesungguhnya Kami telah menunjukkan kepadanya jalan yang lurus ; ada yang bersyukur dan ada pula yang kufur.
04. Sesungguhnya Kami telah menyediakan bagi orang-orang kafir rantai, belenggu dan neraka yang menyala-nyala.
Balasan Allah Kepada Orang-Orang Yang Berbuat Kebajikan Dan Tingkatan-Tingkatan Balasan-Balasan itu
05. Sungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan akan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur,
06. (yaitu) mata air (dalam syurga) yang diminum oleh hamba-hamba Allah dan mereka dapat memancarkannya dengan sebaik-baiknya.
07. Mereka memenuhi nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.
08. Dan mereka memberika makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan,
09. (sambil berkata) : “Sesungguhnya kami memberikan makanan kepada kamu sekalian hanyalah karena mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak megharap balasan dan terima kasih dari kamu sekalian.
10. Sesungguhnya kami takut akan (azab) Tuhan pada hari (ketika) orang-orang berwajah masam penuh kesulitan”.
11. Maka Allah melindungi mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepada mereka keceriaan dan kegembiraan hati.
12. Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabarannya (berupa) syurga dan (pakaian) sutera,
13. di sana mereka duduk bersandar di atas dipan, di sana mereka tidak melihat (merasakan teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang berlebihan.
14. Dan naungan (pepohonan)nya dekat di atas mereka dan dimudahkan semudah-mudahnya untuk memetik (buah)nya.
15. Dan kepada mereka di edarkan bejana-bejana dari perak dan piala-piala (cangkir) yang bening laksana kristal,
16. kristal yang jernih terbuat dari perak, mereka tentukan ukurannya yang sesuai (dengan kehendak mereka).
17. Dan di sana mereka diberi segelas minuman berjampur jahe.
18. (Yang di datangkan dari) sebuah mata air ( di syurga) yang dinamakan salsabil
19. Dan mereka dikelilingi oleh para pemuda-pemuda yang tetap muda. Apabila kamu sekalian melihatnya, kamu akan mengira mereka, mutiara yang bertaburan.
20. Dan apanbila kamu melihat (keadaan) di sana (syurga), niscaya kamu akan melihat bebagai macam keni’matan dan kerajaan yang besar.
21. Mereka berpakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan memakai gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih (dan suci).
22. Sesungguhnya ini balasan untuk kamu sekalian, dan usaha kamu sekalian diterima dan diakui (Allah).
Tuntutan-Tuntutan Allah Kepada Muhammad S.A.W.
23. Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al Qur’an kepadamu (Muhammad) secara berangsur-angsur.
24. Maka bersabarlah untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antara mereka.
25. Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang.
26. Dan pada sebahagian dari malam, maka bersujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bahagian yang panjang di malam hari.
27. Sesungguhnya mereka (orang kafir) itu mencintai kehidupan (dunia) dan mereka meninggalkan hari yang berat (hari akhirat) di belakangnya.
28. Kami telah menciptakan mereka dan menguatkan pesendian tubuh mereka. Tetapi jika Kami menghendaki, Kami dapat mengganti dengan yang serupa mereka.
29. Sesungguhnya (ayat-ayat) ini adalah peringatan, maka barangsiapa menghendaki (kebaikan bagi dirinya) tentu dia mengambil jalan menuju kepada Tuhannya.
30. Dan kamu sekalian tidak mampu (menempuh jalan itu), kecuali apabila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
31. Dia memasukkan siapapun yang Dia kehendaki ke dalam rahmat-Nya (syurga). Adapun bagi orang-orang zalim disediakan disediakan-Nya azab yang pedih.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Surat : Ke 76 ; 31 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
KEHIDUPAN MANUSIA MENUJU KESEMPURNAAN
Proses Kejadian Manusia
01. Bukankah telah datang kepada manusia waktu dari masa, yang ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut ?
02. Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.
03. Sesungguhnya Kami telah menunjukkan kepadanya jalan yang lurus ; ada yang bersyukur dan ada pula yang kufur.
04. Sesungguhnya Kami telah menyediakan bagi orang-orang kafir rantai, belenggu dan neraka yang menyala-nyala.
Balasan Allah Kepada Orang-Orang Yang Berbuat Kebajikan Dan Tingkatan-Tingkatan Balasan-Balasan itu
05. Sungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan akan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur,
06. (yaitu) mata air (dalam syurga) yang diminum oleh hamba-hamba Allah dan mereka dapat memancarkannya dengan sebaik-baiknya.
07. Mereka memenuhi nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.
08. Dan mereka memberika makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan,
09. (sambil berkata) : “Sesungguhnya kami memberikan makanan kepada kamu sekalian hanyalah karena mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak megharap balasan dan terima kasih dari kamu sekalian.
10. Sesungguhnya kami takut akan (azab) Tuhan pada hari (ketika) orang-orang berwajah masam penuh kesulitan”.
11. Maka Allah melindungi mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepada mereka keceriaan dan kegembiraan hati.
12. Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabarannya (berupa) syurga dan (pakaian) sutera,
13. di sana mereka duduk bersandar di atas dipan, di sana mereka tidak melihat (merasakan teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang berlebihan.
14. Dan naungan (pepohonan)nya dekat di atas mereka dan dimudahkan semudah-mudahnya untuk memetik (buah)nya.
15. Dan kepada mereka di edarkan bejana-bejana dari perak dan piala-piala (cangkir) yang bening laksana kristal,
16. kristal yang jernih terbuat dari perak, mereka tentukan ukurannya yang sesuai (dengan kehendak mereka).
17. Dan di sana mereka diberi segelas minuman berjampur jahe.
18. (Yang di datangkan dari) sebuah mata air ( di syurga) yang dinamakan salsabil
19. Dan mereka dikelilingi oleh para pemuda-pemuda yang tetap muda. Apabila kamu sekalian melihatnya, kamu akan mengira mereka, mutiara yang bertaburan.
20. Dan apanbila kamu melihat (keadaan) di sana (syurga), niscaya kamu akan melihat bebagai macam keni’matan dan kerajaan yang besar.
21. Mereka berpakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan memakai gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih (dan suci).
22. Sesungguhnya ini balasan untuk kamu sekalian, dan usaha kamu sekalian diterima dan diakui (Allah).
Tuntutan-Tuntutan Allah Kepada Muhammad S.A.W.
23. Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al Qur’an kepadamu (Muhammad) secara berangsur-angsur.
24. Maka bersabarlah untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antara mereka.
25. Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang.
26. Dan pada sebahagian dari malam, maka bersujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bahagian yang panjang di malam hari.
27. Sesungguhnya mereka (orang kafir) itu mencintai kehidupan (dunia) dan mereka meninggalkan hari yang berat (hari akhirat) di belakangnya.
28. Kami telah menciptakan mereka dan menguatkan pesendian tubuh mereka. Tetapi jika Kami menghendaki, Kami dapat mengganti dengan yang serupa mereka.
29. Sesungguhnya (ayat-ayat) ini adalah peringatan, maka barangsiapa menghendaki (kebaikan bagi dirinya) tentu dia mengambil jalan menuju kepada Tuhannya.
30. Dan kamu sekalian tidak mampu (menempuh jalan itu), kecuali apabila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
31. Dia memasukkan siapapun yang Dia kehendaki ke dalam rahmat-Nya (syurga). Adapun bagi orang-orang zalim disediakan disediakan-Nya azab yang pedih.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Kamis, 18 Maret 2010
SURAT KE : 63 AL MUNAAFIQUUN ( ORANG-ORANG MUNAFIQ )
Surat : Al Munaafiquun (Orang-Orang Munafiq)
Surat : Ke 63 : 11 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
ORANG-ORANG MUNAFIQ
Sifat-Sifat Orang Munafiq
01. Apabila orang-orang munafiq datang kepada kamu (Muhammad), mereka berkata : “Kami mengakui bahwa kamu adalah Rasul-Allah”. Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; dan Allah menyaksikan bahwa sesungguhnya orang-orang munafiq itu benar-benar pendusta.
02. Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka mengahalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya betapa buruknya apa yang telah mereka kerjakan.
03. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menajadi kafir (lagi), maka hati mereka dikunci, karena itu mereka tidak dapat mengerti.
04. Dan apabila kamu melihat mereka , tubuh mereka mengagumkan kamu. Dan jika mereka berkata, kamu mendengarkan tutur-katanya. Mereka seakan-akan kayu yang tersandar. Mereka mengira bahwa setiap teriakan ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya), maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka dapat dipalingkan (dari kebenaran) ?
05. Dan apabila dikatakan kepada mereka; “Marilah (beriman), agar Rasulullah memohonkan ampunan bagi kamu sekalian”, mereka membuang muka dan kamu lihat mereka berpaling dan mereka menyombongkan diri.
06. Sama saja bagi mereka, kamu (Muhammad) mohonkan ampunan untuk mereka atau tidak kamu mohonkan ampunan bagi mereka, Allah tidak akan mengampuni mereka; sesungguhnya Allah tidak akan memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasiq.
07. Mereka orang-orang yang berkata (kepada orang Anshar) ; “Janganlah kamu sekalian bersedah (bantuan) kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada di sisi Rasulullah sampai mereka bubar (meninggalkan Rasulullah)”. Padahal milik Allah-lah perbendaharaan langit dan bumi, tetapi orang-orang munafiq itu tidak memahami.
08. Mereka berkata : “Sesunguhnya jika kita kembali ke Madinah (kembali dari perang Bani Mustalik), pastilah orang yang kuat akan mengusir orang-orang yang lemah dari sana”. Padahal kekuatan itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-nya dan bagi orang-orang yang beriman, tetapi orang-orang munafiq itu tidak mengetahui.
Peringatan Kepada Orang-Orang Mu’min
09. Hai orang-orang yang beriman ! Janganlah harta benda kamu sekalian dan anak-anak kamu sekalian melalaikan kamu sekalian dari megingat Allah. Dan barangsiapa berbuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.
10. Dan infakkanlah sebahagian dari apa yang telah Kami berikan kepada kamu sekalian sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu sekalian; lalu dia berkata (menyesali) ; “Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku akan bersedah dan aku akan termasuk orang-orang yang shaleh”.
11. Dan Allah tidak akan menunda (kematian) seseorang apabila waktu kematiannya telah datang. Dan Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu sekalian kerjakan.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
(mic.ok1214@gmail.com )
Surat : Ke 63 : 11 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
ORANG-ORANG MUNAFIQ
Sifat-Sifat Orang Munafiq
01. Apabila orang-orang munafiq datang kepada kamu (Muhammad), mereka berkata : “Kami mengakui bahwa kamu adalah Rasul-Allah”. Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; dan Allah menyaksikan bahwa sesungguhnya orang-orang munafiq itu benar-benar pendusta.
02. Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka mengahalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya betapa buruknya apa yang telah mereka kerjakan.
03. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menajadi kafir (lagi), maka hati mereka dikunci, karena itu mereka tidak dapat mengerti.
04. Dan apabila kamu melihat mereka , tubuh mereka mengagumkan kamu. Dan jika mereka berkata, kamu mendengarkan tutur-katanya. Mereka seakan-akan kayu yang tersandar. Mereka mengira bahwa setiap teriakan ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya), maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka dapat dipalingkan (dari kebenaran) ?
05. Dan apabila dikatakan kepada mereka; “Marilah (beriman), agar Rasulullah memohonkan ampunan bagi kamu sekalian”, mereka membuang muka dan kamu lihat mereka berpaling dan mereka menyombongkan diri.
06. Sama saja bagi mereka, kamu (Muhammad) mohonkan ampunan untuk mereka atau tidak kamu mohonkan ampunan bagi mereka, Allah tidak akan mengampuni mereka; sesungguhnya Allah tidak akan memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasiq.
07. Mereka orang-orang yang berkata (kepada orang Anshar) ; “Janganlah kamu sekalian bersedah (bantuan) kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada di sisi Rasulullah sampai mereka bubar (meninggalkan Rasulullah)”. Padahal milik Allah-lah perbendaharaan langit dan bumi, tetapi orang-orang munafiq itu tidak memahami.
08. Mereka berkata : “Sesunguhnya jika kita kembali ke Madinah (kembali dari perang Bani Mustalik), pastilah orang yang kuat akan mengusir orang-orang yang lemah dari sana”. Padahal kekuatan itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-nya dan bagi orang-orang yang beriman, tetapi orang-orang munafiq itu tidak mengetahui.
Peringatan Kepada Orang-Orang Mu’min
09. Hai orang-orang yang beriman ! Janganlah harta benda kamu sekalian dan anak-anak kamu sekalian melalaikan kamu sekalian dari megingat Allah. Dan barangsiapa berbuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.
10. Dan infakkanlah sebahagian dari apa yang telah Kami berikan kepada kamu sekalian sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu sekalian; lalu dia berkata (menyesali) ; “Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku akan bersedah dan aku akan termasuk orang-orang yang shaleh”.
11. Dan Allah tidak akan menunda (kematian) seseorang apabila waktu kematiannya telah datang. Dan Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu sekalian kerjakan.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
(mic.ok1214@gmail.com )
Jumat, 29 Januari 2010
SURAT KE : 32 AS SAJADAH ( SUJUD )
Surat : As Sajadah
Surat Ke : 32 : 30 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang maha Pemurah lagi Maha Penyayang
AL QUR’AN ADALAH WAHYU DARI TUHAN
Al’ Qur’an Bukanlah Ciptaan Muhammad S.A.W.
01. Aliif Laam Miim
02. Turunnya Al Qur’an itu tidak ada keraguan padanya, (yaitu) dari Tuhan seluruh alam.
03. Tetapi mengapa mereka (orang-orang kafir) mengatakan; “Dia (Muhammad) telah mengada-adakannya”. Tidak, Al Qur’an itu kebenaran (yang datang) dari Tuhanmu, agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang belum pernah didatangi orang yang memberi peringatan sebelum kamu, agar mereka mendapat petunjuk.
Masa Terciptanya Alam Semesta
04. Allah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang di antara keduanya dalam enam hari (masa), kemudian Ia bersemayam di di ‘Arasy. Bagi kamu sekalian tidak ada seorangpun penolong maupun pemberi syafa’at selain-Nya. Maka apakah kamu sekalian tidak memperhatikan ?
05. Ia mengatur segala urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitungan kamu sekalian.
06. Yang demikian itu, ialah Tuhan yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang
Proses Kejadian Manusia Dan Kebangkitannya Di Hari Kiamat
07. Yang memerindah segala sesuatu yang Ia ciptakan dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah,
08. kemudian Ia menjadikan keturunannya dari sari pati air yang hina (air mani).
09. Kemudian Ia menyempurnakannya dan meniupkan roh (ciptaan)-Nya ke dalam (tubuh)-nya dan Ia menjadikan pendengaran, penglihatan dan hati bagi kamu sekalian, (tetapi) sedikit sekali kamu sekalian bersyukur.
10. Dan mereka berkata ; “Apakah apabila kami telah lenyap (hancur) di dalam tanah, kami akan berada dalam ciptaan yang baru ? Bahka mereka mengingkari pertemuan dengan Tuhannya.
11. Katakanlah (Muhammad) : “Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa) kamu sekalian akan mematikan kamu sekalian, kemudian kepada Tuhan kamu sekalian, kamu sekalian akan dikembalikan”.
Sebuah Perbandingan Antara Orang-Orang Mu’min Dengan Orang-Orang Kafir
12. Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepala mereka di hadapan Tuhan mereka (mereka berkata) : “Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar maka kembalikanlah kami (ke dunia), niscaya kami akan mengerjalakan amal shaleh (kebajikan). Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin”.
13. Dan kalau Kami menghendaki niscaya Kami berikan kepada setiap jiwa petunjuk (bagi)nya, tetapi telah ditetapkan perkataan (ketetapan) dari-Ku; “Pasti akan Aku penuhi neraka jahannam dengan jin dan manusia bersama-sama.
14. Maka rasakanlah oleh kamu sekalian (azab ini) disebabkan kamu sekalian melailakan pertemuan dengan hari kamu sekalian ini (hari Kiamat), sesungguhnya Kami pun melalaikan kamu sekalian dan rasakanlah azab yang kekal, atas apa yang telah kamu sekalian kerjakan”.
15. Orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami, hanyalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengannya (ayat-ayat Kami), mereka menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji Tuhan mereka, dan mereka tidak menyombongkan diri.
16. Lambung mereka jauh dari tempat tidur mereka, mereka berdo’a kepada Tuhan mereka dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.
17. Maka tidak seorang-pun mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam ni’mat) yang menyenangkan hati sebagai balasan terhadap apa yang mereka kerjakan.
18. Maka apakah orang yang beriman seperti orang yang fasik (kafir) ? Mereka tidak sama.
19. Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, maka mereka akan mendapat syurga-syuraga tempat kediaman, sebagai pahala atas apa yang telah mereka kerjakan.
20. Dan adapun orang-orang yang fasik (kafir), maka tempat kediaman mereka adalah neraka. Setiap kali mereka hendak keluar darinya, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka; “Rasakanlah azab neraka yang dahulu kamu sekalian dustakan.
21. Dan pasti Kami rasakan kepada mereka sebahagian siksa yag dekat (di dunia) sebelum azab yang elbih besar (di akhirat) ; agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
22. Dan siapakah yaga lebih zalim dari pada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, kemudian ia berpaling darinya ? Sesungguhnya Kami akan memberikan balasan kepada orang-orang yang berdosa.
Perintah Allah Untuk Menerima Al Qur’an Dengan Tidak Ragu-Ragu.
23. Dan sesungguhnya telah Kami anugerahkan Kitab (Taurat) kepada Musa, maka janganlah kamu (Muhammad) ragu-ragu menerimanya (Al Qur’an) dan Kami jadikan Kitab (Taurat) itu petunjuk bagi Bani Israil.
24. Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami selama mereka sabar. Mereka meyakini ayat-ayat Kami.
25. Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang memberikan keputusan di antara mereka pada hari Kiamat tentag apa yang dahulu mereka perselisihkan padanya.
26. Dan apakah tidak menjadi petunjuk bagi mereka, betapa banyak umat-umat sebelum mereka telah Kami binasakan, sedangkan mereka sendiri berjalan di tempat-tempat kediaman mereka itu. Sesungguhnya yang demkian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah). Apakah mereka tidak mendengarkan (memperhartikan) ?
27. Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Kami mengarahkan (awan yang mengandung) air ke bumi yang tandus, lalu Kami tumbuhkan (dengan air hujan itu) tanam-tanaman sehingga hewan-hewan ternak mereka dan mereka sendiri dapat makan darinya. Maka mengapa mereka tidak memperhatikan ?
28. Dan mereka bertanya, “Kapankah kemenangan itu (datang) jika kamu sekalian orang yang benar ?”
29. Katakanlah ; “Pada hari kemenangan itu, tidak berguna lagi bagi orang-orang kafir keimanan mereka dan mereka tidak diberi penangguhan”.
30. Maka berpalinglah kamu dari mereka dan tunggulah, sesungguhnya mereka (juga) menunggu.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Surat Ke : 32 : 30 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang maha Pemurah lagi Maha Penyayang
AL QUR’AN ADALAH WAHYU DARI TUHAN
Al’ Qur’an Bukanlah Ciptaan Muhammad S.A.W.
01. Aliif Laam Miim
02. Turunnya Al Qur’an itu tidak ada keraguan padanya, (yaitu) dari Tuhan seluruh alam.
03. Tetapi mengapa mereka (orang-orang kafir) mengatakan; “Dia (Muhammad) telah mengada-adakannya”. Tidak, Al Qur’an itu kebenaran (yang datang) dari Tuhanmu, agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang belum pernah didatangi orang yang memberi peringatan sebelum kamu, agar mereka mendapat petunjuk.
Masa Terciptanya Alam Semesta
04. Allah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang di antara keduanya dalam enam hari (masa), kemudian Ia bersemayam di di ‘Arasy. Bagi kamu sekalian tidak ada seorangpun penolong maupun pemberi syafa’at selain-Nya. Maka apakah kamu sekalian tidak memperhatikan ?
05. Ia mengatur segala urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitungan kamu sekalian.
06. Yang demikian itu, ialah Tuhan yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang
Proses Kejadian Manusia Dan Kebangkitannya Di Hari Kiamat
07. Yang memerindah segala sesuatu yang Ia ciptakan dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah,
08. kemudian Ia menjadikan keturunannya dari sari pati air yang hina (air mani).
09. Kemudian Ia menyempurnakannya dan meniupkan roh (ciptaan)-Nya ke dalam (tubuh)-nya dan Ia menjadikan pendengaran, penglihatan dan hati bagi kamu sekalian, (tetapi) sedikit sekali kamu sekalian bersyukur.
10. Dan mereka berkata ; “Apakah apabila kami telah lenyap (hancur) di dalam tanah, kami akan berada dalam ciptaan yang baru ? Bahka mereka mengingkari pertemuan dengan Tuhannya.
11. Katakanlah (Muhammad) : “Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa) kamu sekalian akan mematikan kamu sekalian, kemudian kepada Tuhan kamu sekalian, kamu sekalian akan dikembalikan”.
Sebuah Perbandingan Antara Orang-Orang Mu’min Dengan Orang-Orang Kafir
12. Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepala mereka di hadapan Tuhan mereka (mereka berkata) : “Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar maka kembalikanlah kami (ke dunia), niscaya kami akan mengerjalakan amal shaleh (kebajikan). Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin”.
13. Dan kalau Kami menghendaki niscaya Kami berikan kepada setiap jiwa petunjuk (bagi)nya, tetapi telah ditetapkan perkataan (ketetapan) dari-Ku; “Pasti akan Aku penuhi neraka jahannam dengan jin dan manusia bersama-sama.
14. Maka rasakanlah oleh kamu sekalian (azab ini) disebabkan kamu sekalian melailakan pertemuan dengan hari kamu sekalian ini (hari Kiamat), sesungguhnya Kami pun melalaikan kamu sekalian dan rasakanlah azab yang kekal, atas apa yang telah kamu sekalian kerjakan”.
15. Orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami, hanyalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengannya (ayat-ayat Kami), mereka menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji Tuhan mereka, dan mereka tidak menyombongkan diri.
16. Lambung mereka jauh dari tempat tidur mereka, mereka berdo’a kepada Tuhan mereka dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.
17. Maka tidak seorang-pun mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam ni’mat) yang menyenangkan hati sebagai balasan terhadap apa yang mereka kerjakan.
18. Maka apakah orang yang beriman seperti orang yang fasik (kafir) ? Mereka tidak sama.
19. Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, maka mereka akan mendapat syurga-syuraga tempat kediaman, sebagai pahala atas apa yang telah mereka kerjakan.
20. Dan adapun orang-orang yang fasik (kafir), maka tempat kediaman mereka adalah neraka. Setiap kali mereka hendak keluar darinya, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka; “Rasakanlah azab neraka yang dahulu kamu sekalian dustakan.
21. Dan pasti Kami rasakan kepada mereka sebahagian siksa yag dekat (di dunia) sebelum azab yang elbih besar (di akhirat) ; agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
22. Dan siapakah yaga lebih zalim dari pada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, kemudian ia berpaling darinya ? Sesungguhnya Kami akan memberikan balasan kepada orang-orang yang berdosa.
Perintah Allah Untuk Menerima Al Qur’an Dengan Tidak Ragu-Ragu.
23. Dan sesungguhnya telah Kami anugerahkan Kitab (Taurat) kepada Musa, maka janganlah kamu (Muhammad) ragu-ragu menerimanya (Al Qur’an) dan Kami jadikan Kitab (Taurat) itu petunjuk bagi Bani Israil.
24. Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami selama mereka sabar. Mereka meyakini ayat-ayat Kami.
25. Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang memberikan keputusan di antara mereka pada hari Kiamat tentag apa yang dahulu mereka perselisihkan padanya.
26. Dan apakah tidak menjadi petunjuk bagi mereka, betapa banyak umat-umat sebelum mereka telah Kami binasakan, sedangkan mereka sendiri berjalan di tempat-tempat kediaman mereka itu. Sesungguhnya yang demkian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah). Apakah mereka tidak mendengarkan (memperhartikan) ?
27. Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Kami mengarahkan (awan yang mengandung) air ke bumi yang tandus, lalu Kami tumbuhkan (dengan air hujan itu) tanam-tanaman sehingga hewan-hewan ternak mereka dan mereka sendiri dapat makan darinya. Maka mengapa mereka tidak memperhatikan ?
28. Dan mereka bertanya, “Kapankah kemenangan itu (datang) jika kamu sekalian orang yang benar ?”
29. Katakanlah ; “Pada hari kemenangan itu, tidak berguna lagi bagi orang-orang kafir keimanan mereka dan mereka tidak diberi penangguhan”.
30. Maka berpalinglah kamu dari mereka dan tunggulah, sesungguhnya mereka (juga) menunggu.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Langganan:
Postingan (Atom)