Sabtu, 22 November 2008

Perkawinan

KUROKANDAS

Bersama

PERKAWINAN

Auzubillahi minas_syaithonir_rajiem @ Bismillahir_rahmanir_rahiem @ Alhamdulillahi rabbil_’alamin @ Allohumma shalli_’ala Muhammadin_fil_awwalin @ Wa_shalli_wa_barik_wa_salim_ala_sayidina _Muhammadin_fil_akhirin @

Aku menggunakan rangkaian huruf, kata hingga jadi kalimat yang dapat kupahami semuanya aku dapatkan dari :

  1. Alqur’an dan terjemahan ma’nawi Berbahasa Indonesia, hadiah sebagai wakaf dari Pelayan Dua Tanah Suci, Raja Fahd ibn Abdul Aziz Al Sa’ud, Penerbit Mujamma al Malik Fahd li Thiba’at al Mushhaf asy-Syarif Madinah al Munawarah, Kerajaan Arab Saudi, Tahun 1412 AH

  1. Berbagai buku hadits Nabi Muhammad SAW terjemahankan dalam Bahasa

Indonesia, Juga berbagai Buku, Majalah, Koran, Komik, Selebaran-selebaran

yang sudah aku baca.

  1. Semua yang aku dengar_lihat dari Ustaz/ah, Asatiz/ah, Alim-Ulama, Guru,

Profesor, Kiyai-Kuyaha’ Teman, Kawan, Sahabat, Radio, Casette, Film, TV,

VCD, MP4. Podcast dan Internet itu sendiri.

  1. Semua yang aku pahami, aku hayalkan, aku impikan baik dalam sadar maupun tidur lebih-lebih aku dalam keadaan lapar cuaca dingin, perut keroncongan badan

otak panas, telapak kaki_tangan kedinginan bibir jadi gagap dan bertepuk baik dalam jalan_jalan kaki maupun leyeh_leyeh, sampai-sampi lalat, nyamuk, kumbang, cicak dan tokekpun ikut ngomong, yang paling seru mengasikan suara mesin bubut, sinsaw detukan roda kereta dengan relnya. Semuanya masuk kedalam renunganku.

  1. Film Star_Wars, pertempuran saling mempertahankan diri saling menyerang diarena yang hampa tanpa membawa kerusakan planet bumi, padahal kalau berkehendak kuasai saja Mars, Pluto, Saturnus, Haumea maupun Baby Galaxy akhirnya terdampar atau KANDAS diatas entah Bintang, Komet atau Meteor.

  1. Pendekar Bikshu Karin dalam serial Dragonballpun sebagai inspirator, seorang yang sangat angkuh sombong dikdaya jarang tampak diri asli, bangga akan ketabahan keuletan serta keseriusan Goku muridnya, dengan panggilan Jin KURA_KURA hidup kesendirian dalam satu pulau_perawan tiada kawan teman mau renang jalan tiada bergerak empat kaki mengayuh tiada pijak, jangkang tertumpang diatas karang. Goku sang murid mencari guru datang menggoda menggelitik mengejek menantang menarik ambil ilmu guru tersimpan dalam jangkang jubah anti pedang parang panahpun tombak. Melelehlah ilmu Jin KURA_KURA sepanas magma yang mampu membesarkan tinggikan semili-senti-meter anak gunung kratkatau entah kapan jadi bapak krakatau, Goku meleles sisa_sisa ilmu Bikshu Karin didaur_ulang jadilah Goku menjadi Goku_Goku_Goku_Gooooooooookuuuuu

Perkawinan Pemula 1

SUBHANALLOH

BLENGNGNGNG GOOORRRR ORUG OROUG OROOUG OROOOUG

Ledakan yang amat multi dhasyat daya explosivenya, tiada bermula bercahaya tiada mengeluarkan kilat maupun menghancurkan sekitar, suara gemuruh yang bermillyar tahun jauhnya tiada henti, gelombang suara dari macro wave menggeremet merembes sampai pada ketitik micro, melata merangkak tegak pelan-pelan berdiri jalan lari eeee bungkuk juga, berkembang jadi lampu pijar gramaphon radio telepon telegraf TV Feger sampai sampai nggak kemana-mana cukup ada dikamar dengan internet kamera dan monitor, monitor dalam_kamera kamera_dalam monitor, dalam kamera ada kamera_kameranya kamera yang haya dapat dilihat dalam monitornya monitor.

Awal kejadian yang telah diciptakan tanpa awalan_akhiran, hanya dapat dipahami dalam pikiran, sebagai kabut cikal bakal makhluk ciptaan, tiada terang maupun gelap memamng gelap terang belum muncul adanya, gelombang yang tak dapat diditeksi, dirasapun tidak, hanya dapat dirasa dalam perasaanya merasa Perasa.

Allohu Akbar

Kebesaran Alloh muncul dari kesendirianNya cinta kasih sayang akan ke_Esa_an diriNya sendiri Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dia Yang Maha Pemurah lagi Penyayang ~~~ Ya Alloh kasih_sayangilah kami dengan kasih sayangMu ~~~Ya Alloh kasih_sayangilah kami dengan kasih sayangMu ~~~Ya Alloh kasih_sayangilah kami dengan kasih sayangMu.

Alloh hanya Dia_lah Tuhan, Raja di_Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, ~~~ subbuhun quddusun robuna wa rabbul malaikati war ruh ~~~ subbuhun quddusun robuna wa rabbul malaikati war ruh ~~~ subbuhun quddusun robuna wa rabbul malaikati war ruh~~~

Alloh hanya Dia, Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling Baik ~~~subhanalloh walhamdulillah wala ilaha illa_llohu wallohu akbar, ~~~ subhanalloh walhamdulillah wala ilaha illa_llohu wallohu akbar ~~~ subhanalloh walhamdulillah wala ilaha illa_llohu wallohu akbar ~~~ ucapan awal pertama keluar dari mahlukNya, nur_muhammadiyah, kabut yang amat jelas, cikal bakal serta jiwa sebagai satuan_ pasangan alam semesta termasuk didalamnya manusia. “Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan_pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang mereka tidak ketahui. QSA36:36”. Pujian kepada Alloh senantiasa berkumandang terkumandangkan Nur Muhammadiyah, sumber berita kabar pesan anjuran perintah larangan, bergerak memutar dalam aturan abadi, tunduk patuh taat keterpaksaan dalam hukum abadi merobahpun tidak, gemuruh mengembang meledak_ledak bergegelombang terus_menerus keterusan gulumg melingkar tiada henti abadi. Asal muasal jagad raya ~~~ Matahari planet gas abadi, planet hitam gelap membara permukaan penuh jilatan lidah_api semua planet beserta satelitnya keliling memutar dalam ketepatan waktu_gerak pada jalur rotasinya, memancarkan sinar ultra violet dan listrik sebagai pusat rotasi gugusan galaxy, berputar berenang_renang ditempat pada sumbunya, teranglah yang mendapat pancaran sinar, gelaplah yang tak mendapat cahayanya.”dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengtahui. Dan telah kami tetapkan bagi bulan manzilah_manzilah, sehungga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua QSA36:38,39” Pancaran sinarnya menjadi energi penggerak atmosfer tiap planet dan satelitnya serta benda langit lainnya. Planet_planet beriringan satelitnya masing_masing menyimpan misteri dirinya masing_masing, bintang dengan muatan mercury dan posfor muncul kilap_gemerlapan cahaya dirinya, meteor si_batu karbon_dioxide meluncur kesan_kemari, diciptakan sebagai rudal pemburu syaithonir_rajiem.

Bumi dicipta dibentuk diperupakan persis segambar sebagai miniature sekaligus prototype surga di alam gaib. Berhampar tanah pasir pegunungan dan gunung dalam perutnya menyimpan emas perak intan berlian tembaga timah nekelbatu geok minyak dan batu bara belum ada, tebing jurang tanjakan ditanami pohon rerumputan, merah hijau putih kuning biru daun batang serta bunganya. Hewan binatang darat dan laut diciptakan berpasang pasang jantang betina ada yang melata berjalan berenang menyelam mengerong dalam tanah ada juga yang dapat terbang, sebagian binatang ada yang mengeluarkan cairan dari tubuhnya berupa air susu yang dapat diminum, semuanya makan minum bernafas hidup berkembang dan mati di atas bumi. Ada es laut sungai embun kabut uap_air mendung hujan, ada air terjun, mancur maupun muncrat, ada yang terasa asin hambar segar semuanya terdapat di lautan sungai danau maupun oase, yang terasa manis pahit getir pedas semua ada di batang pohong daun kulit batang, bunga maupun buahnya. Diisi oxygen sebagai sumber kebutuhan kehidupan makhluk hidup dan bernyawa juga karbon dioxicida sebagai kebutuhan hidup untuk sebagian kehidupan yang ada di bumi . Lengkap sudahlah Alloh ciptakan alam semesta dalam satu oval ikatan galaxy, terikat dengan ruangan waktunya, terbatas antara planet satu dengan planet lainnya berupa batasan gas_gas berlapis_lampis bak cermin, cermin cembung_cekung memantul gambar sama, Alloh mengkloning gambar galaxy_pemula tercipta galaxy enam kembaran dalam kubus_oval nan lentur terbingkai dalam atmosphere, sama sama berujung magnit positif bermuatan elektron, tujuhlah jumlahnya. Antar bingkai takterjadi benturan bahkan saling dorong terjadi putaran, tarik menarik tiada berjalan bahkan memutar, memutar dalam bingkai masing_masing dalam lajur jalur_jalannya. Berlanjut Alloh terus mengkloning ciptaan_Nya beringingan gemuruh gembita kilat ledakan terus tiada henti … tiada henti ….tiada henti…. Allohu Akbar tiada henti mencipta. Terjadi sudah jagad raya alam syahadah alam jasadi.


Bleng Bleng Bleng Beleng Bleng Bleng Bleng

~~~allaziy~~~allazina~~~allatiy~~~allaziy~~~allaziina~~~allati~~~allazi~~~ ~~~allaziy ~~~allaziy~~~~allaziy~~~allaziy~~~allaziy ~~~allaziy~~~~allaziy~~~

subhanalloh wal hamdulillah wala ilaha illa_lloh

Perkawinan Pemula 1

Blengngng Blengngng Blengngngngngngngngngng

Ruh_jasad alam semesta mewujud dalam Nur Muhammadiyah, Alloh ciptakan alam_goib mulai arasy, perbendaharaan karunia, lempengan catatan scenario alam_jasad alam_ghoib, malaikat, syaiton, surga dan neraka.

Alloh menciptakan malaikat dari nur cahaya, mahluk gaoib yang dapat memadat seperti jasad dan merenggang halus menjadi gas, tidak makan maupun minum tidak bergender pria maupun wanita serta tidak diberikan sahwat nafsu birahi, ia berkembang dari pemisahan potongan dirinya, ditakdirkan sebagai mahluk yang taat menjalankan perintah larangan_Nya senantiasa bertasbih bertahmid dan bertakbir kepada Alloh berputar ramai_ramai mengeliling dibawah arasy_Alloh.

Malaikat yang pertama diciptakan Jibril namanya, sebagai sesepuh para malaikat, ia mendapatkan tugas sebagai penjaga perbendaharaan karunia_Alloh dan mendistribusikan kepada alam semesta, menyampaikan wahyu kepada sebahagian para mahlukNya yang dikehendakiNya, selanjutnya : Mikail yang mempunyai tugas mebagi rizki kepada seluruh makhluk; Izrail yang mempunyai tugas mencabut nyawa seluruh makhluk; Raqib yang mempunyai tugas mencatat semua perbuatan_perbuatan baik, lebih_lebih yang bermanfaat dan memberi manfaat serta dapat diambil manfaatnyadarti makhluk; Atit yang mempunyai tugas mencatat perbuatan_perbuatan jelek dari semua makhlukNya, sedangkan yang baru angan_angan atau niat berkehendak berbuat jelek belum dicatat sebagai perbuatan jelek; Isrofil mempunyai tugas meniup terompet sangka_kala pada hari akhir zaman untuk mematikan seluruh makhluk dan juga untuk membangkitkan kembali semua makhluk yang telah wafat, selanjutnya uantuk dihisab dan diadili mana yang baik mana yang jahad, mana yang terpuji dan mana yang tercela; Munkar dan Nakir kedu_duanya mempunyai tugas mengajukan pertanyaan kepada orang yang baru wafat tentang iman_islamnya; Ridwan yang mempunyai tugas sebagai penjaga syurga tempat kebahagiaan yang abadi, diperuntukkan bagi jin dan manusia yang menginginkan karena ridho_Nya : Malik yang mempunyai tugas menjaga neraka, tempat kesengsaraan yang abadi, diperuntukkan bagi syaitan jin dan manusia yang menginginkan karena kuasa_Nya. Selain yang sepuluh malaikat juga masih ada malaikat seperti Harut, Marut, Saik, Syahik, Zakzail

Blengng Blengng Blengng

Alloh menciptakan syaitan, diciptakan dari bara api neraka, makhluk goib yang dapat memadat seperti jasad juga dapat merenggang menjadi gas serta energi, sombong meniru kesombongan Alloh, juga menerima kutukan Alloh dengan kesombongannya pula, sengaja diciptakan sebagai makhluk yang menggoda jin dan manusia agar jin dan manusia tidak patuh dan mengingkari keesaan kekuasaanNya, menjauhkan dan melupakan hamba Alloh untuk beribadah dan berzikir kepadaNya. Syaitan pada akhir zaman nanti langsung sebagai penduduka neraka tanpa dihisab lagi, memang dineraka jahannamlah tempatnya, syaitan sudah tahu dan sudah_akan menerima keputusan Alloh tersebut dengan kesombongan dan keangkuhannya. Termasuk dalam golongan syaitan disebut iblis. Iblis sebagai penjerumus jin dan manusia agar senantiasa berbuat kerusakan dimuka bumi, mengadu domba agar saling bunuh membunuh, penyesat agar jangan mendekati Alloh, menjauh dan memusuhi Alloh, ia ditangguhkan kematiannya hingga akhir jaman sama dengan malaikat.

Alloh menciptan jin, diciptakan dari nyala jilatan lidah api sebagai makhluk halus sebatas sehalus lembutnya gas, ia tidak dapat menembus pori-pori grabah, keramik, kaca maupun besi baja. Ia dapat memadat menjasad menyerupai makhluk hidup, berjenis kelamin pria wanita pembiakannya dengan perkawinan, membutuhkan makan dan minum untuk hidup, makanan kesukaannya asap pembakaran tulang belulang juga asap bakaran latung minyak fosil minumnya asap kemenyan bunga setaman, bunga kecubung yang paling ia suka. Jin diciptakan untuk taat dan beribadah kepada Alloh, banyak yang ingkar serta tidak taat kepada Alloh, tidak dapat membaca apalagi menulis, namun diberi pendengarandan ingatan yang cukup, sesam jin juga terjadi persaingan dan saling menguasai dan membunuh. Ifrid adalah penguasa jin, raja para jin, ia mengangkat dirinya sendiri dan jatuh karena kematiannya. Jin dapat bekerja sama dengan manusia~~~~

Alloh menciptakan surga, diciptakan dari pelepasan diri nur_muhammadiyah di alam ghoib, diciptakan sama percis seperti bumi hanyasanya luasnya seluas gugusan galaxy, ada tanah sungai danau laut es air terjun air muncrat embun mendung, pada rumput padang pasir alang-alang hutan belukar, pasir koral kerikil batunya berupa perak emas intan berlian, air sungai danaunya terasa susu madu, ada juga air mancur berupa khomer tapi tidak memusingkan apalagi memabukkan. Semua binatang yang pernah ada di dunia ada disurga tapi populasinya tidak banyak hanya masing-masing sepasang saja. Banyak bangunan istana disana berlapisan perak emas intan berlian, itulah pasir koral kerikil batunya, diterasnya para bidadari duduk tiduran mermalasan dengan mengenakan baju sutera halus nan tembus pandang, lutut sebelah kakinya dilipat sedikit sambil tiduran miring sedikit, matanya bulat bak bulan purnama dengan bulu matanya yang lentik, bibir merah bergincu alami senyum monalisa menyimpan harap cemas lapar haus dahaga dalam kebahagiaan menanti penunggu istana yang bakal datang. Inilah tempat bagi hamba Alloh yang taat menjalankan perintah seseuai dengan kemampuannya serta meninggalkan apa yang dilarangnya, bagi hamba Alloh yang senantiasa beribadah kepada_Nya.

Alloh menciptakan neraka, diciptakan dari pelepasan diri nur_muhammadiyah di alam ghoib

Blengng Blengng Blengng Blengng Blengng

Bersinggasanakan kursi diatas arasy_Nya, Alloh memanggil para Malaikat dihadiri juga oleh Syaitan dan Iblis, setelah semuanya hadir melingkar disekitar arasy_Nya Alloh berfirman : Wahai para Malaikat sengaja kalian Aku beritahu, bahwa Aku akan menciptakan manusia sebagai wakil_Ku diatas bumi. Para Malaikat saling berpandangan tengok kanan tengok kiri, dalam mata mereka tersirat pemahaman, maksudnya menciptakan orang, dimana mereka semuanya sudah punah karena olah tangan mereka sendiri saling bunuh membunuh. Orang yang sudah duketahui oleh para malaikat adalah makhluk penduduk bumi yang mempunyai peradaban lebih tinggi dari binantang, mirip kera atau gorilla, kaki tangan berbeda berjalan tegak, tidak berekor juga tak dapat memanjat karena jari kakinya amat pendek Mereka hidup makan minum tidur dan kawin, ada pria ada wanita beranak serta menyui anaknya, hanya saja orang ini makan minum semua yang ada dipermukaan bumi, tetumbuhan binatang mereka makan, juga binatang yang hidup diairpun juga mereka makan Mereka berkelompok kelompok satu sama lainnya saling mempertahankan wilayah mereka dan saling bunuh membunuh untuk mempertahankan wilayah mereka. Ketika terjadi malapetaka di bumi dengan puncaknya aktivitas gunung berapi, lempengan bumi bergerak serempak terjadilah gempa bumi amat dahsat, terjadi gelombang pasang kemudia surut yang amat ekstri hingga kelihatan palung laut. Tidak sampai setengah hari gelombang pasang air laut setinggi anak gunung bergulung gulung menuju daratan, orang-orang dan sebagaian besar binatang banyak yang hanyut serta mati. Lebih empat puluh hari kemudian datang badai topan disusul petir halilintar menyambar bumi, menghanguskan serta membakar hutan belukar yang ada, orang yang masih hidup banyak lagi yang mati juga binatang. Kebakaran hutan belukar bumi belum padam meletuslah gunung berapi mulai dar Hawai, Asia Eropa Afrika sampai Amerika, hanya beberapa saja yang tidak ikut meletus. Terjadilah hujan batu kerikil koral pasir dipermukaan bumi. Bumi gelap gulita, debu pasir arang, mangaan belerang uranium menjadi mendung menutupi permukaan bumi berbulan-bulan. Bumi menjadi dingin dibawah titik beku, punah musnah sebagian kehidupan di bumi. Dalam kebekuan bumi, datanglah petir halilintar menyambar awan debu arang, terjadilah ledakan paling amat sangat, langit gelap menjadi awan api serta hujan api. Namun demikian masih ada daerah padang rumput serta gunung jadas sebagai penyelamat sebagian kehidupan termasuk binatang, orang tak dapat bertahan, semuanya mati punah tertimbun batu tanah muntahan ledakan gunung, itu terjadi jutaan tahun sudah. Para Malikat sedang saling berpandangan membayangkan manusia yang akan diciptakan Alloh, nantinya bagaimana dunia ini yang sudah diganti dengan dunia yang lain "hari dimana dunia berobah menjadi dunia lain, dunia yang telah direnovasi.

Puluhan ribu tahun yang silam, Alloh mulai menciptakan manusia dalam surga dialam ghoib , merenovasi sekaligus merevival orang yang telah punah, Ia menciptakan dari lumpur sari pati tanah liat,

Alloh mengambil sedikit sari pati tanah liat sebesar lada bergaris seprti ketumbar , hitam putih merah bata warnanya, kemudian diletakan dibawah teduhan pohon apel pada antara kuncup muda daun rumput manila tak jauh dari telaga kautsar, lalu dengan kuasa serta iradah_Nya, Ia berfirman ~~~~ kun ~~~~fa ~~~~ yakuunu ~~~~~ butiran tanah liat cikal_bakal Adam, manusia pertama, secara perlahan dari pori-porinya mengeluarkaan cairan tembus pandang lendir getah bening diiringi gelembung buih_buih kecil sebesar biji sawi. Malaikat Ridwan mengamati proses kejadian Adam dengan serius. ~~~ ya Hayyun ya Qayyum. Subhanalloh ~~~ itulah kalimat yang terucap oleh Ridwan.

Hari berikutnya bola cikal bakal Adam membesar sambil mengeluarkan asap, yang ternyata ada kehangatan didalamnya, tanah lumpur yang berwarna hitam putih merah bata, berubah menjadi berwarna merah hati serta membesar, begitu juga ledir dan buih yang menyelimutinya ikut membesar. Alloh melapisi darah itu dengan lapisan polaroid, siapa yang melihat, disitu tergambar pada darah itu “Dialah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendaki-Nya. Tak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha BijaksanaQSA : 3; 6. Malaikat Ridwan menjaga dan merawatnya, juga semua penduduk surga termasuk bidadari_bidadara dayang_dayang penjaga telaga kausar hewan pepohonan rerumputan semak belukar ikut menjaga gumpalan darah itu, Sambil bertasbih tahmid dan takbir terlihat ada kehidupan dan gerak. Berhadapan buih dan lendir yang jernih Ridwan memandangnya serta berucap “subhanalloh” tergambar diri Malaikat Ridwan pada darah itu, juga dedaunan dan rumput pepohonan semak belukar disekitarnya. Malaikat Ridwan semakin tawadu dan hormat lalu bersalam “salamun alaika” hari berkutnya para bidadari_bidadara dayang-dayang yang tinggal disekitar Telaga Kautsarpun ikut melihat juga orang Apel, subbuhun quddusun, tergambarlah wajah diri mereka, Ridwan terus bertasbih dan memdekat agar wajahnya diselalu tergambar. Hari berikutnya para penduduk surga dari kelompok hewan mereka juga melihat gumpalan darah itu dan tergambarlah wajah diri mereka. Sebagai malaikat yang diberi kuasa dan tugas menjaga surga, ia hormat dan tawadu kepada penduduk surga. Semua malaikat secara bergiliran hormat kepada gumpalan darah serta bercermin agar wajah mereka tergambar pada diri Adam. Dari kejauhan Setan dan Iblis -yang sejak awal akan diciptakannya Adan senantiasa tidak senang karena iri dengki mereka berdua, karena Adam dicipta paling akhir sedangkan ia-berdua lebih dahulu, lagi pula ia-berdua diciptakan dari bara api- tergerak juga ingin meletakkan gambar wajah mereka dengan harapan nanti dapat memunculkan gambar mereka untuk memudahkan menggoda dan memjerumuskan Adam. Alloh telah mensepakati MOU dengan Setan dan Iblis bahwa Alloh menangguhkan hukuman mereka serta dibolehkan menggoda Adam, Setan_Iblis bersedia tinggal selamanya di Neraka Jahannam. Apa_dikata sampilah Setan_Iblis mendekati Ridwan menyelinap dibelakangnya, kalau ketahuan pasti diusirnya, dengan terkejut Ridwan melihat gambar remang-remang Setan_Iblis ‘auzubillah minkuma’ sepontan saja Setan dan Iblis lari terbirit-birit. Dengan cekatan Malik sang penjaga neraka mententeng mereka berdua dan memasukkan lagi kedalam neraka, ~~~~ tolong ~~~~ tolong~~~~ tolong ~~~~ kami takut kepada Alloh, hanya itulah yang terucap dari mulut Setan_Iblis. Ridwan ingin menghapus wajah remang-remang Setang_Iblis tapi tak berhasil dihapus dan sulit, namun dengan tasbih tahmid dan takbir wajah mereka berdua tertutup pelan-pelan hingga yang tergambar wajah Ridwan. Kumandangan tasbih dan tanzih terus berkumandang “subbuhun quddusun rabbi wa rabbal malaikati war ruh” Gelembung Adam semakin hangat dan membesar cairan lendir semakin banyak, sebayak embun yang datang kepadanya tiap malam hingga pagi, gumpalan darah berubah menjadi gumpalan daging warna merah jambu, sambil bergerak-gerak berenang dalam lendir.

Malaikat Ridwan bersama penduduk surga secara bergiliran memberi gambar atau portraitnya, mahluk surgawi telah tergambar pada diri Adam yang masih berupa gumpalan daging. Gumpalan daging berobah secara pelan pelan menjadi tulang belulang kerangka manusia, beberapa minggu kerangka itu tertutup dibungkus daging, kehidupan dan gerak pada janin Adam semakin jelas, tanda tanda gendrenya pun sudah kelihatan. Ia seorang pria yang akan menjadi wakil Alloh di atas bumi serta mengemban amanah untuk menjaga merawat alam semesta termasuk bumi.

Dari arasy_Nya, Alloh memanggil Jibril untuk menghembuskan 'roh' kepada Adam, dengan demikian dalam diri Adam tiga unsur, jasad, gerak/hidup dan roh, sebagai satu kesatuan. Roh yang terdapat pada diri Adam mempunyai potensi, sama' bashar dan af'idah, mendengar melihat dan yang manfaat, dalam kata yang lain disebut berakal berfikir dan berhatinurani. (add) Ketika roh beraktifitas bersamaan dengan gerak/hayat jasad ia menjadi nufus, sama dapat memahami mendengar suara, suara yang ada getaran bunyinya ataupun tidak, bashar dapat melihat obyek didepan kelopak mata maupun melihat objek yang ada di dalam organ tubuhnya melalui jaringan cairan dan saraf, afidah dapat mendatangkan manfaat untuk luar dirinya dan dirinya. Aktifitas nufus dikendalikan oleh tiga unsur potensi roh tumbuh berkembang sejalan pertumbuhan jasad, nufus yang terkendali disebut mumayis dan atau berakal, jasad yang telah berfungsi organ reproduksinya disebut baligh.

Dengan demikian Adam sudah menjadi manusia sempurna, namun masih memerlukan pertumbuhan jasadnya dalam gelembung lendir. Kemudian Alloh mengkloning untuk pasangannya, Hawa namanya, yang diambil dari ujung tulang rusuknya yang paling bawah "yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan dari padanya Alloh menciptakan isterinya" (QSA: 4; 1)

Nuftah hasil cloning dimasukkan kedalam gelembung lendir bersama Adam sebagai pasangan, proses berjalan seperti kejadian Adam. Setelah proses pertumbuhan berkembang dan lengkap jasad Hawa, Alloh memerintahkan Jibril untuk menghembuskan ‘roh’ yang mempunyai potensi seperti yang diberikan kepada Adam, dengan demikian sempurnalah Hawa sebagai manusia, ini merupakan human cloning bukan diciptakan dari sari pati tanah. Setelah menerima dan memiliki roh Jibril berdo’a “baroka_llohu ya adam, wa baroka alaika ya Adam, waja’ala bainaka wa hawa fil khoir” seluruh penghuni surga serempak mengucap aamiiin ya rabbal alamin, kemudian kedua janin berenang renang, memutar mutar dalam gelembung lender yang dijaga Ridwan beserta seluruh penghuni surga. Lama-kelamaan lapisan luar gelembung lender menjadi kenyal padat memburam, yang nampak hanya ada gerak yang menyentuh, menyiku juga menendang dari dalam, mungkin sentuhan kepala, bokong, siku, lutut, tangan dan kaki kedua janin. Gerak memutar-mutar loncat kekanan kekiri, keatas kebawah itulah aktifitas Adam dan Hawa dalam gelembung lender. Para dayang telaga kautsar bertahlil tasbih tahmid dan takbir ‘la ilaha illa_lloh, suhanalloh, wal hamdulillah, wa_llohu akar’ sambil memegang mengelus benjolan yang bergerak-gerak, ada juga juga yang menggelitik dengan menggarukan jemarinya, dari dalam janin tersebut merespon dengan gerakan, mungkin merasa geli.

Sementara di jagad raya, mala petaka yang memporak porandakan serta meluluh lantakan permukaan bumi dan kehidupannya jutaan tahun yang lalu, kini telah pulih kembali dan nampak tambah cerah, memancar biru kehijauan berkelambukan awan putih ungu berkelompok disana sini penuh oksigen. Sisa sisa kehidupan yang masih ada berupa hewan laut, sebagian hewan darat dan unggas, juga pepohonan, pohon keras pohon buah semak belukar rerumputan nampak hijau, nanum dibelahan lain timbul lautan pasir, karena hilangnya pepohonan dan rerumputan. Termasuk yang punah dalam malapetaka itu, orang Apel, orang Trinil, orang Peking, Mamouth, Donasaurus mereka semua tertimbun lumpur tanah pasir dan batu.

Bumi sudah terbebas dari malapetaka yang amat dahsyat, mulai dari kebakaran hutan, gempa bumi disusul tsunami, gempa bumi memuntahkan batu dan isi perut bumi, beterbangan diangkasa bagai kapuk ditiup angin, kini Alloh telah merekonstruksi bumi yang rusak poranda menjadi bumi yang baru. “Yaitu pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit” QSA: 14; 48. Banyak terjadi mutasi hewan dan pertumbuhan populasinya sangat tinggi, pohon keras buah rerumputan berbiji tumbuh menghijau dimana mana, musim panas gugur dingin semi berjalan tetap susul menyusul sepanjang tahun, panas mendung hujan menjadi sumber air, mengalir dari kali sungai sampai ke laut.

Matahari tiada hentinya memutar menyinari seluruh alam, ada yang tersinari seluruh dan ada juga cuma sebagian bagian yang lain sebagai kegelapan sepanjang masa.


Alam ghoib khususnya di Surga terjadi harap cemas antara kegembiraan ketidak sabaran menanti keadatangan kholifah dunia, tanda tanda kedatangan mereka telah mencul adanya asap hangat keluar dari retakan gelembung adam-hawa bagaikan buah durian matang pohon yang menua kepanasan merekah ujungnya, hendak membelah pada garis uratnya. Retakan gelembung semakin memanjang keatas dan melebar sedikit demi sedikit, keluar lendir bening précis sama melelehnya batu es, meleleh terus pelan merayap namun pasti.

Para Dayang telaga kautsar, Malaikat, Bidadari, Bidadara serta penduduk syurga lainnya bertasbih kepada Alloh, mengucap subhanalloh secara berbarengan bersama, gelembung semakin menghangat, bintik bintik busa gas menyertai lendir, nampak kehitaman dalam belahan retakan menuju keluar, rupanya rambut leher punggung tangan, keluarlah sura OOOOOOEEEK, alhamdulillahi allazi ahyaanii, itulah ucapan awal pertama , rupanya yang lahir terlebih dahulu Adam. Jibril dengan cekatan memegang perut dan kepala Adam sambil menarik memepercepat keluar pinggang paha lutut betis kakinya. Dibersihkan lendir yang melengket disekitar mata telinga mulut serta anggota badan lainnya. Dayang dayang gembira ria, juga bidadari mereka bergegas lari lari kecil ketempatnya mengambil madu lebah dan air susu. Direbahkan Adam diatas rumput yang dilampisi daun salam lembut dan elastis, secara mentakjubkan daun-daun tersebut menempel pada tubuh Adam, Adam berguling-guling kekanan kekiri, tertutuplah anggota tubuhnya kecuali leher kepala, siku sampai jemari dan betis sampai telapak kaki. Semua yang menghadiri Adam serempak bertakbir, Allohu Akbar terus menerus berbarengan, nampak kelihatan denyut jantung Adam semakin kencang dan berdebar juga tarikan nafasnya semakin dalam dan panjang, debaran jantung sekain setabil demikian juga hempusan nafasnya. Suara takbir semakin riuh rendah gemuruh terdengar ditelinga Adam. Kemudian Jibril menghampirinya, telapak tangannya diletakkan di wajah Adam turun ke bawah sampai di dadanya sambil merasakan denyutan debaran jantung, lalu bersalamlah jibril, assalamu’alaika ya kholifah marhaban bi khudurika, wa samaituka bismin kama sumiya_llohu fi lauh mahfuz bi ismi ADAM

Seluruh yang hadir menirukan Jibril assalamu alaik ya Adam dengan kuasa Alloh Yang telah mengajarkan seluruh nama-nama kepadanya, Adam menjawabnya dengan kata salam juga wa alaikumus salam sambil menganggkat tangan kanannya. Perlahan lahan digerakkan kaki lututnya, dilipat lutut kananya lurus yang kiri, dilipat kirinya lurus yang kanan, lama-lama dapat telungkup, suara tasbih tahmid tahlil dan takbir mengiringi gerakan Adam subhanalloh wal hamdu lillahi wala ilaha illa-lloh wa_llohu akbar

Guling-gemuling, duduk telentang jatuh, merangkak lipat lutut tekan tangan berdiri, jalan selangkah duduk jatuh terpelanting ke belakang. Mereka mensupport Adam dengan yel_yel tasbih tahmit tahlil takbir. Senyumlah Adam lalu berdiri lagi, mau jatuh kedepan, dengan reflek kaki kirinya maju ke depan tanpa menginjakkan tumitnya, mengimbangi agar tidak jatuh Adam langsung lari jinjit menuju telaga Kautsar biiyyyyuuuuuurrrr masuk telaga. Disusul para dayang dan bidadari mengikuti Adam, mereka ramai ramai menyeburkan diri ke telaga, mereka berenang-renang mengitari Adam, ada yang bergelantungan di kedua tangannya sekitar 10 orang, ada 4 orang duduk bertengger dipundaknya, sementara yang lain bermain memercikkan air dari saweran dorongan telapak tangan mereka.

Puas bermain air dikolam susu madu telaga Kautsar, mereka naik kedaratan, dengan kuasa Alloh pucuk daun salam yang melengket disekujur tubuhnya semakin melengket terbungkus kulit ari, berbau wangi daun salam, sedangkan bulu bulu halus sekitas leher dan wajahnya rontok, nampak sungai-sungai kecil urat darah dalam raut wajahnya yang bening kemerahan.

Sementara Bidadari dan Bidadara menyiapkan sofa dan tempat tidur berbusakan bulu-bulu angsa yang halus terbungkus lilitan tenunan sutra, gelas sendok garpu piring terbuat dari emas perak, pernik pernik berlian mutiara intan permata batu bertempelan di dinding, segala macam buah-buahan disiapkan, susu madu anggur arak juga ada, kambing guling dan ayam dara bakar tersedia diatas meja. Bunga segar setaman bersemerbak dalam ruangan siap menerima Adam menginap.

Dua orang bidadari menyusul Adam yang sedang bercanda dengan dayang-dayang ditepi telaga, disambut kedua tangannya, dipegang kedua lengan Adam, disandarkan kedua kepala bidadari pada kedua pundaknya sambil berjalan menuju istana yang tersedia. Bola mata berlinangan airmata, dayang-dayang mengantar Adam sampai tapal batas telaga. Hanya lambaian tangan dan kecupan telapak telunjuk jari tengah dan manis, bahasa geraknya, mengucapkan selamat berbahagia.

Siraman bunga tanjung melati kopi arabica robusta, terlempar dari puluhan tangan halus gemulai berbusanakan sutra halus sedikit transparan menyirami kepala dan tubuh Adam. Bidadara membentangkan beberapa karpet kulit beruang kutub yang tebal bulunya, kulit macan India berisikan bulu merpati angsa dan merak sebagai sandaran punggung lehernya.

Diantarkanlah Adam pada tempat yang telah disiapkan, para bidadari sibuk dengan tugas mereka masing-masing, ada yang menari menyanyi bergoyang goyang yang pinggulnya seperti pinggul Singa mau menangkap mangsanya, atau pinggul macan ketika jalan kelaparan goyang pinggul berpantul getaran, sambil menenggak minuman yang ada dan sedikit makan daging ayam panggang bercabekan rawit, akhirnya Adam mengantuk, menguap menghirup udara dalam_dalam, tampak sayu matanya.

Empat orang bidadari mengantarkan ketempat tidurnya, kerangka ranjangnya emas, kain kasur bantalnya sutra, kapuk busanya bulu-bulu unggas, nyamuk tidak masuk pusing karena semerbaknya bunga lavender, rebahlah Adam sambil mendo’a bismika allohumma inni ahyaa wa amuut, dua bidadari sebeleh kanan dua sebelah kiri sambil mengipas-kipaskan bulu ekor merak, memijit kaki tangan pundaknya, menumpangkan paha lutut mereka pada pahanya yang lain pada perutnya, nyenyak pulaslah tidur Adam dalam hangat dekapan para Bidadari.

Gelembung Hawa semakin mengencang, beriringan menutupnya belahan jendela keluarnya Adam, Hawa berenang sendirian kekanan kiri, Ridwan sabar menunggu menanti sambil bertasbih, juga beberapa malikat lainnya.

Bidadari menjaga Adam sambil bersinandung lagu lirih rendah, para Bidadara menggoreskan garpu sendok pada meja intan kaca dan berlian, musik gosok surgawi bagai biola saxovon pemain orkestra.

Menjelang terbit matahari, terbangun Adam dari tidurnya lalu berdoa’a alhamdulillahi ahyyani ba’da ma amatanii wa ilaihin nusyur, meletakkan pangkal dua jempol tangan pada pelupuk matanya, sedikit menguap, sambil melurus ereksikan kedua tangan, membelokakan kekanan kiri tubuhnya.

Bidadara membawakan seember air hangat bercampurkan aneka bunga segar, Bidadari masing-masing membawa segumpal kapas, dicelupkanlah kapas itu dalam air hangat yang ada, mereka masing masing memeras kapas tidak sampai kering, dibasuh sapukan pada wajah leher kedua tangan kakinya berakhir sekujur tubuh. Ditemani Bidadari, Adam berjalan jalan sambil lari kecil dalam taman surga beringan terbitnya matahari, bernyalilah burung burung didahan, juga monyet kera lutung meneriakkan suaranya singa macam serigalapun mengaum, gajah kijang juga meniupkan terompetnya, anjing menggonggong, kuda tertawa terkekeh merengek, ayam panjilaraspun dengan ekor panjangnya seperti burung phonix berkokok bertanya siapa orang gerangan, memanggil dan menyapa Adam.

Rasa kangen akan kembarannya Hawa timbul secara tiba-tiba, ia datangai gelembung Hawa yang kebetulan sedang diam mungkin kedinginan, ada sedikit benjolan mungkin siku atau lututnya, bercanda menggoda Adam pada Hawa dengan menggarukkak jari pada benjolan itu, secara reflek Hawa kegelian dan meloncat-loncat bergerak memutar dalam gelembung.

Nyanyian surgawi tadi malam sampai terdengar Setan di Neraka, ada apa gerangan, pasti Adam telah hadir, dan ini sasaran empuk bagiku untuk cepat meninggalkan neraka, cepat ke dunia amat lebih baik bagiku sebagai penggoda dan penjerumus Adam. Dengan diam diam Setan menepi menuju surga, Malik dengan sigapnya langsung menarik dan memasukkan ke Neraka lagi, ampun ampun aku tidak tahan dan tidak kuat, inni akhofulloh, kata Setan. Malik tidak mau mendengarkan rayuannya, bahkan menghalaunya sampai ketengah neraka.

Setan tidak kehabisaan akal, ia rontokkan bagian tubuhnya sebagai pembiakan dirinya, muncullah banyak setan di neraka dalam satu rasa, panas. Mereka telah siap untuk menjerumuskan Adam dan pasangannya dengan harapan dapat menemani mereka dalam neraka, berbagi rasa pedihnya siksa. Kemudian mereka mengatur siasat bagaimana caranya agar Adam tidak mukhlas, melanggar larangan, tidak patuh pada Alloh.

Menjelang terbenam matahari, membelahlan gelembung Hawa, seperti belahan pisang moli matang ditandan atau pisang susu, keluarlah diantara belahan lender bening kekuningan. Semua yang hadir menyaksikan proses kedatangannya sambil bertasbih tahmid tahlil dan takbir, termasuk Adam. Terbukalah belahan itu semakin lebar, berteriaklah Adam memanggil Adik !!! ini Kakak, Adam. Lobang semakin melebar, cairan semakin banyak keluar, tiba tiba brreeeepluuug uiiik kakaaak, ucapan pertamanya disambung tangisan uuik kaaak, uiiik kaaak, uiiik kaaaak. Iya dik ini aku kakak, kata Adam. Kemudian Jibril merawat dan membersihkan lendir lendir sebagai ia menolong Adam kemarin. Dikumpulkanlah pucuk daun muda jeruk purut, dihampar seperti pada Adam. Bergiling guling telungkup merangkak duduk terjulak kesampimping, duduk lagi, berdiri dengan seluruh telapak kakinya, berjalan selangkah tangan dibentang, mau jatuh duduk lagi, berdiri selangkah duduk lagi, berdiri dua langkah duduk lagi. Selangkah dua langkah lalu duduk, tepukan tangan dayang dayang sambil bertasbih tahmid tahlil dan takbir sambil diarahkan kearah telaga Kautsar, sampailah dan menyebur ke telaga biyuuur, heg heg heg, rupanya kedalam air sedalam pucuk hidungnya, beberapa air telaga diteguknya, dayang dayang ramai ramai mengangkat tangan dan dan tubuhnya, sekali kali dilepaskan, tenggelamlam Hawa, namun dengan reflek Hawa menghentakka kakinya timbul kepermukaan, akhirnya ia dapat berenang bersama dayang dayang.

Sementara Adam berada dibawah pohon chery mengamati Hawa dari kejauhan, sekali kali sambil mengunyah buah chery yang manis sedikit sepet, tiba tiba terdorong dalam hatinya ingin juga berenang, setapak dua tiga tapak akhirnya sampai ditepian telaga, dayang dayang ikut gembira, ditarik dan didorong dayang dayang kedalam telaga. Mereka berenang berdua bersama dayang dayang sampai lelah dan kekenyangan air telaga, sama seperti Adam, setelah mandi tubuh Hawa semakin bersih dan berbau harun jeruk purut. Kakak !!! iya dik, kata Adam menjawab, kakak ??? iya dik, kaaak !!! iya dik, kaaaaaaaaak !!! iya dik, suara Hawa semakin keras panjang melengking manja, Adam menyolek ujung hidungnya lalu memeluknya dan mendekapnya , seperti Bidadari memeluk dekap dirinya tadi malam.

Dipadang Savana, matahari tenggelam pelan pelan diufuk surgawi, sebagai ganti putaran hari, kebetulan rembulan pada belasan hari pertama dari hilalnya, waktu dahar 14, 15 & 16, malam bulan purnama. Itu apa kak ? tanya Hawa kepada Adam, sambil mengamati detikan jalan_turun serta indahnya pancaran sinar pink merah kekuningan matahari. Matahari dik, jawab Adam sambil membetulkan rambutnya yang menutup muka akibat tiupan angin diletakkan kebelakang pundaknya. Keingintahuan Hawa semakin menjadi, berdilah, berjalanlah menuju padang rumput hendak mengambil matahari, beberapa puluh meter kaki menginjak rumput sambil terjinjit-jinjit, mungkin geli nyeri atau gatal, akhirnya berdiri sampai tenggelam matahari.

Kaaak adiknya datang ! Kaaaaak adiknya datang ! Kaaaak adiknya datang !, Hawa sambil lari mengdap ke langit menuju Adam, dipeluknya Adam sambil meletakkan dagu pada pundaknya, dengan surara sedikit lirih ia ucapkan lagi K a a k adiknya datang !. Adam membalikkan tubuh rupanya Bulan Purnama sedang muncul, itu namanya Rembulan dik, ia tidak memancarkan sinar panas tapi memantulkan cahaya dari matahari. Iya, tapi adiknya kan ? adiknya matahari !!! kata Hawa. Iya kata Adam sambil tersenyum, sambil mencolekan ujung telunjuk pada bibir Hawa, keduanya tersenyum dan saling berdekapan lalu duduk berbalik menghadap dan menikmati purnamanya rembulan.

Sambil memegang perut dengan kedua telapak tangannya kemudian menepuk nepukan ke sekitar pusarnya, ini apa kak ? tanya_nya. Adam dapat mendengar bahasa pikiran Hawa, ooo itu lapar, dik ! Adam mengetahui bahwa Hawa lapar, dipanggilah Bidadadra dan Bidadari, dengan bahasa pikiran, untukmengantarkan makan minuman serta membawakan karpet bantal dan selimut. Dalam sekejabmata dhadirlah apa yang diinginkan Adam, Bidadara membentangkan karpet sedangkan Bidadari menyusun makanan minuman disekitarnya. Keduanya menikmati pesta kebun, diiringi suara jangkrik, ular, tikus dari kejauhan terdengan suara macan srigala dan burung hantu, kunang-kunang ngengat codot kampret dan kalong menari nari saling berkejaran.

Adam merebahkan tubuhnya berbantalkan kulit domba kibas putih yang tebal bulunya, ia letakkan kedua telapak tangannya menyangga kepala, sementara Hawa meletakkan kepala pada dada kiri pundak dihimpit ketiaknya, tangan kanan memeluk, kaki kiri tertumpang pada perut pahanya.

Sambil melihat bulan, mulailah Adam mengajarkan kepada Hawa, diiik….ucapnya, iya kak…jawabnya, kita ini sekarang berada di Surga, kita ini makhluk ciptaan Alloh.

Alloh itu apa kak ?

Bukan apa ? kata Adam, tetapi siapa Alloh itu !... kemudian Adam melanjutkan jawaban pertanyaan, Alloh yang menciptakan kita berdua juga seluruh alam semesta. Ketika jasad kakak diciptakanNya untuk menjadi kholifah-Nya dibumi, Alloh menyuruh Malaikat dan Iblis untuk bersujud kepada_ku, semua Malaikat bersujud kepada_ku, kecuali Iblis. Alloh menanyakan kepada Iblis kenapa kamu tidak mau besujud kepada Adam.

Adam itu apa kaak ? oh ya … Adam itu siapa kak ? pertanyaanya diulangi.

Adam itu nama kakak, adik dipanggil Hawa, itulah nama yang diberikan Jibril kepada kita sebagai yang tercatat di Lauh mahfuz, jadi semua mahluk memanggil kakak Adam, adik dipanggil Hawa.

Kita berdua dinamai Manusia dan mendapat amanah untuk melestarikan jagad raya khusunya bumi, karena semua mahluk menolak tawaran dari Alloh, namun aku menyanggupi untuk menerima amanah itu.

Adam ! kata Hawa, iya Hawa, jawabnya.

Adaaam ! iya Hawa, ini kakak.

Adaaaam !, Iya dik. ini aku Adam.

Adik senang dipanggil Hawa, saja ! kemudian ia melepaskan rangkulannya dan tiduran disampingnya, sambil mendengarkan apa yang disampaikan Adam.

Kemudian Alloh menanyakan kepada Iblis, mengapa kamu tidak bersujud kepada Adam !” jawab Setan “Adam kan Kamu ciptakan dari tanah gembur, sedangkan aku Kamu ciptakan dari bara api dan Malaikat yang bersujud kepadanya Kamu ciptakan dari nur atau cahaya”

Auk auk auk, Hawa sambil menggerakan jarinya.

Adam, memahapi pikirannya, iya mungkin ia merasa lebih berhak atau ia ikut kawatir seperti yang diprediksi Malaikat bahwa telah ada mahluk sepeti kita yang pernah tinggal dibumi, senantiasa saling berbunuhan, sekarang mereka telah punah.

Mungkin itulah yang menjadikan Setan tidak bersujud kepada_ku, karena tidak taat kepada_Nya dan menghukumnya dalam Neraka Jahim.

Setan menerima hukuman tersebut, namun, memohon kepada Alloh agar umurnya dipanjangkan sampai jaumil akhir serta diberi kebebasan menggoda dan menjerumuskan_ku untuk tidak taat kepada Alloh, kecuali yang muhlis.

Lha Hawa bagaimana kak ? eeh kak Adam.

Kita manusia, kamu dan aku, Hawa dan Adam !, jadi Hawa juga sama karena kita sebagai manusia.

Kemudian Adam melanjutkan pesannya, bahwa Alloh memberi kebebasan kepada kita di Surga , namun, Alloh menguji ketaatan kita. Alloh melarang kita untuk mendekati Pohon Khuldi, apa lagi memakan buahnya.

Ini yang perlu kita jaga dan waspadai dik Hawa, bahwa Setan akan senantiasa menggoda dan menjerumuskan kita untuk tidak taat kepada-Nya, Setan akan menjadikan manusia sebagai teman di Neraka kecuali yang muhlas.

Iya kaaak, sambil memeluk Adam.

Sementara codot kampret dan kalong mencari makan, kunang-kunang hinggap di dedaunan tinggal jangrik dan ular yang terdengar suaranya, kemudian Adam mencium keningnya, lalu tidur berpelukan menikmati sejuk-segarnya udara malam purnamasidi. Berddoalah Adam ”bismika allohumma inni ahya wa amutu”, Hawa menirukan dan mengikuti “bismika allohumma inni ahya wa amutu”

Matahari surga memancarkan sinar fajar putih keoranyean, burung camar gelatik nuri kakaktua emprit bernyanyi bersautan menghirup nafas panjang saling berlompatan diatas punggung sesamanya sambil menggerakkan sayap dan memainkan paruh pertanda siap mencari makan, sementara kalong kampret codot pulang kekenyangan kekandangnya, sedangkan jangkrik ular berhenti memainkan sayap dan ekornya, bintik bintik embun membasahi rumput dedaunan membikin cuaca semakin sejuk dingin.

Alhamdulillahi ahyana ba’da amatana wailaihin nusyur, sambil duduk dan meletakkan kedua tangan posisi jari saling bertautan membentuk kunci resulting dibelakang kepalanya, menggerakkan badan kekanan-kiri. Hawa yang sejak tadi telah membuka pelupuk matanya memperhatikan Adam sedang memanaskan badannya.

Kakaaak !? kak Adam.

Sambil mengkucek-kucek pangkal jempolnya pada kedua pelupuk matanya, menguap… minum kak ! pintanya kepada Adam.

Adam memanggil Bidadara dan Bidadari dengan bahasa pikiran, utnuk mengantarkan minuman dan makan ke taman savana surgawi. Dalam sekejab mereka telah datang dan memenuhi segala keinginan dalam benak pikiran Adam.

Bidadari membersihkan tubuh Adam dengan membasuh kapas yang dibasahi air hangat, sedang Hawa dilayani oleh Bidadara.

Dibalik semak belukar, Iblis mengamati dengan cermat dalam hatinya “sasaran empuk telah didepan mata, satu satunya ujian ketakwaan Adam-Hawa, tidak mendekat pohon atau makan buah khuldi” kemudian Iblis menjelma menjadi buah khuldi yang masak pohon siap disantap, diantara buah muda maupun buah sisa codot atau kampret yang tidak habis disantap tadi malam.

Kak ! ini apa ? sambil memegang lengan tangan bidadara.

Bukan ini apa ! ini siapa ?

Iya, kakak ini siapa ? kakaaak ini siapa ? kak Adaaaaam ini siapa ?

Itu Bidadara yang melayani adik selama di surga ini, sedang kakak dilayani Bidadari.

Sampailah Adam dan Hawa ditepian taman bunga setelah makan pagi, aneka macam bunga tumbuh dan memekarkan bunganya, kumbang kupu-kupu lalat lebah burung menyinggahi tiap bunga mengambil manisan dan serbuk yang ada.

Matahari berposisi diujung kepala, haus dan capai rupanya telah terasa, bereduhlah mereka berdua dibawah pohon nangka, tak jauh dari situ ada beberapa pohon petai dan lamtaro, banyak bergelantuang monyet bekakang dan tupai yang berloncatan sambil memakan buah petai dan lamtaro, mereka buka papan demi papan mereka makan biji buahnya.

Kakak itu siapa ? sambil menunjuk kearah monyet, kakaaak itu siapa ?

Apa dik ? kata Adam. Itu siapa kak Adam ? Hawa mengulangi pertanyaannya.

Bukan siapa tapi apa ! kata Adam lagi, kak Adaaaaaam itu si eeee apa ?

Yang ekor panjang monyet namanya, si tangan besar bekakang dan yang seperti tikus tupai, jawab Adam.

Hawa berlari menuju pohon lamtaro dan petai serta memetiknya masing masing dua tandan, kembali ke tempat Adam, Hawa memulai membuka papan lamtaro, digigitnya terasa pahit getir manis. “Lalapan enak ya dik” Adam memahami kalau Hawa tak paham lalapan, kemudian Adam dengan bahasa pikiran, meminta Bidadara dan Bidadari untuk mengantarkan makanan. Dalam sekejab datanglah makanan minuman, diatur diatas hamparan kulit zebra dan jerapah.

Bismillah, memulailah Adam menyantap hidangan sesendok segarpu kedalam mulut, akhirnya hidangan yang ada tercicipi semua juga minuman yang ada, dua tandan petai dan lamtaro ikut habis disantap. Kenyang puas dan nikmat terasa, peluh keringat menetes pelan-pelan dari pelipis dan jidat cairan lender gurih mengalir dari dua lubang hidung, ujung ujungnya Adam mengantuk. Dalam ngantuknya Adam teringat istana tempat menginap dua malam kemarin, lalu mengajak Hawa pulang ke istana.

Sambil berjalan diantara pepohonan jeruk jambu apel manggis mangga blimbing kedondong mundu sirsak srikaya, tak jauh dari istana, ada pohon jeruk mangga apel dan pir.

Hawa tergiur oleh buah yang merah kekuning kuningan, disekitarnya ada beberapa buah yang sudah dimakan codot atau kampret tidak sampai habis, menandakan telah masak dan siap disantap. namun letaknya agak jauh diatas, diambillah yang dapat dijangkau tangan, rupanya Adam sedang terlupakan karena ngantuk berat, diambillah dua biji dengan harapan dapat mengusir ngantuk. Sebuah ia pegang yang lain untuk Hawa, begitu digigit ………. Wuuuuuzzzzzzzzzzz bledeeerrr. Petir halilintar Naga_api menyambar buah penjelmaan Iblis, Iblis terpelanting terbatuk batuk kemudian tertawa terkekeh kekeh lari menjauh, dalam hati berkata “berhasil sudah aku menjerumuskan manusia”

Efek panas yang ditimbulkan sambaran halilintar menghanguskan kulit Adam dan Hawa, kulit mongering retak-retak merontokan dedaunan salam dan jeruk purut penutup aurat mereka. Sadar, bahwa diri mereka telah tergoda setan dan melanggar larangan Alloh, Adam duduk sujud telungkup ke tanah beristighfar dan memohon ampunan Alloh, karena telah melanggar laranganNya, Alloh mengusir mereka kedunia Jibril datang membentangkan kedua tangannya dan mengatakan “bahwa Alloh telah menerima taubat kamu berdua” disuruhlah Adam dan Hawa agar mereka duduk ditelapak tangannya untuk diantarkan ke dunia.

Keluar dari alam ghoib menuju alam nyata, sampailah dibelahan kutub selatan bumi, disitu terlihat burung camar terbang menukik kelaut menyelam timbul terbang lagi membawa seekor ikan, penguin meluncur dengan dada perutnya diantara tebing es menuju laut, terlihat pulau kecil mororoa gunung krakatau maladeva, Adam diturunkan di teluk Eden, meloncatlah ia dari telunjuknya yang sebesar pohon enau. Hawa ingin ikut turun tapi tangan kiri Jibril mengenggamnya dan diturunkan di Jedah


Tidak ada komentar: